Prisma

Peranan Ekonomi Negara

Tinjauan Teoritis dan Praktis

Makin kompleksnya kegiatan ekonomi dan kian tinggi keterkaitannya dengan aspek kehidupan lain amat menyulitkan sistem ekonomi apapun untuk menolak kehadiran peran negara dalam ekonomi. Peran ekonomi negara menjadi lebih penting lagi tatkala banyak ahli ekonomi percaya bahwa pasar tidak bisa menyelesaikan semua persoalan ekonomi. Intervensi negara diperlukan untuk mengurangi dampak kegagalan pasar, kekakuan harga, dan dampak eksternalitas pada lingkungan alam dan sosial.

TEORI ekonomi selalu berkembang dari waktu ke waktu. Fenomena ekonomi pun senantiasa berubah lebih cepat sehingga meskipun ilmu ekonomi terus berkembang namun banyak hal baru belum dapat diterangkan secara teoritis. Bahkan, sampai saat ini banyak fenomena yang sangat umum tetapi tidak sepenuhnya bisa diterangkan oleh ilmu ekonomi.1 Teori-teori ekonomi yang ada pun tidak seluruhnya bisa menerangkan suatu fenomena ekonomi secara memuaskan. Yang lebih kompleks lagi banyak fenomena yang tidak diketahui oleh ilmu ekonomi tetapi sangat berpengaruh terhadap kehidupan ekonomi sehari-hari.

Bagian paling fundamental dari teori ekonomi mikro, yang biasanya menjadi fokus perhatian ekonom, seperti teori alokasi sumberdaya dan determinasi harga, terus menerus berevolusi dan berkembang menuju dua arah. Pertama, pendalaman teori-teori standar, seperti konsep persaingan, stabilitas yang dinamis, serta perhatian lebih dalam terhadap hal yang sering dilupakan, seperti peranan ekonomi informasi dan peranan kekuatan intelegensia (power of brain). Kedua, perkembangan daerah berpikir yang semakin meluas dari para ekonom untuk menjamah hal-hal yang sebelumnya tidak dikaitkan secara langsung dengan ilmu ekonomi dan hanya dianggap sebagai faktor luar (exogenous factors). Fenomena politik, khususnya di sekitar peranan pemerintah, baik langsung maupun tidak langsung di dalam kehidupan ekonomi, terbukti merupakan hal yang tidak mungkin bisa diabaikan agar ilmu ekonomi bisa menerangkan fakta-fakta yang berkembang secara lebih komprehensif.


1 George Stigler. Chicago Studies in Political Economy. Chicago: The University of Chicago Press, 1988, hal. ix.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan