Prisma

Perebutan Samudera: Laut Sulawesi pada Abad XVI dan XVII*

Tiga kekuatan Barat mengerubuti perairan Maluku dan sekitarnya pada abad XVI dan XVII. Di satu pihak Spanyol dan Portugis bersaing menguasainya atas konsep “pembagian dunia menjadi dua belalahan” dan di pihak lain Belnada dengan konsep “laut bebas” ingin memperoleh monopoli perdagangan. Tekanan Barat ini dijawab pneguasa lokal yang merasa sebagai pemilik sah atas “darat dan laut” di sekitarnya. Sebagai rute perdagangan, menurut A.B. Lapian, laut senantiasa diawasi kekuasaan maritim yang mampu megirimkan patrolinya secara teratur. Tetapi pada masa kekosongan kekuasaan, bajak laut atau perompak mengambil alih tugasnya.


* Tulisan ini diterjemahkan Redaksi dari makalah berbahasa Inggeris, “Kontes untuk laut lepas dengan referensi khusus ke Laut Celebes selama ‘abad ke-16 dan ke-17”.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan