* Penulis mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk berdiskusi dan tanggapan serta bantuan yang telah diberikan oleh Hamonangan Hutabarat; Boediono; Payaman Simanjuntak; Suroto; dan Endang Sulistyaningsih. Walaupun demikian isi dari naskah ini menjadi tanggung jawab penulis.
Perencanaan tenaga kerja yang sudah dilaksanakan di Indonesia, demikian Yudo Swasono dalam tulisan ini, masih terlalu umum dan untuk kebutuhan sektoral. Ia menyebutkan, perlu dilaksanakan agregasi, sehingga menjadi suatu rencana nasional. Metoda yang dipergunakan dapat merupakan kombinasi metoda-metoda yang ada, Manpower Requirement Approach (MRA) dan Social Demand Approach (SDA), Dua pendekatan yang memiliki landasan pemikiran berbeda ini digabungkan. SDA untuk analisa penawaran tenaga kerja dan MRA untuk menganalisa permintaan tenaga kerja terlatih dan terdidik.