Harold Brookfield. Pengembangan Saling Tergantung, London: Methuen & Co Ltd., 1975, 234 hal.
Buku ini diharapkan bermanfaat bagi mereka yang dalam menelaah perkembangan nasional maupun internasional memprihatinkan merajalelanya gejala ketidak-adilan. Isinya tak mengupas perkembangan itu sendiri, tetapi memaparkan gagasan tentang perkembangan. Bagi penulisnya, Brookfield, seorang geograf yang banyak berpengalaman di negara-negara miskin, di bidang studi kependudukan dan ekologi budaya, perkembangan adalah keseluruhan proses perubahan yang dihasilkan oleh penciptaan dan perluasan suatu dunia yang saling tergantung.
Tema bukunya berbunyi: perkembangan itu merupakan suatu keseluruhan, sehingga dengan hanya melihat bagian-bagiannya saja, kita tak dapat mengerti secara penuh. Contoh kongkrit yang diajukan ini: perkembangan yang ada di Amerika Utara, Eropa Barat dan Jepang, selain mendorong masyarakat industri yang berproduksi tinggi, juga mendorong perkembangan bagi Afrika, Amerika Latin, Asia dan pulau-pulau di Pasifik, meskipun nyatanya kondisi sosial-ekonomi penduduknya serba terbelakang. Perkembangan itu suatu dinamika moderen. Di negara-negara miskin dapat saja kondisi makin memburuk, tetapi itu pun suatu perkembangan!
Perkembangan yang goal free
Perkembangan itu goal free, tulis Brookfield, Definisinya tak perlu disusun dalam peristilahan yang maknanya pertumbuhan dan kemajuan yang bertujuan mengurangi kemiskinan, pengangguran atau menyempitkan jurang perbedaan. Perkembangan itu hanyalah satu, tetapi kwalitasnya dapat berbeda, yaitu positif atau negatif; artinya dapat menciptakan kemajuan maupun kemunduran.
Ditafsir secara mondial, perkembangan sambil meningkatkan pendapatan di seluruh dunia, sekaligus juga menciptakan kerugian bagi kesejahteraan umat manusia. Ingat saja akan rusaknya lingkungan sebagai pembayaran denda atas perkembangan itu sendiri. Jika dilihat dari dimensi waktu, maka keuntungan yang dinikmati generasi sekarang dapat saja membawakan kerugian bagi generasi yang akan dilahirkan. Berbicara tentang judul buku: pihak mana yang sebenarnya tergantung dan tergantungnya itu dalam hal apa? Brookfield menjelaskan bahwa perkembangan di negara-negara maju didorong oleh berbagai penyebab intern yang menguntungkan. Sebaliknya keterbelakangan yang terdapat di Dunia Ketiga memperlihatkan telah terjadinya perkembangan yang negatif.
Sehubungan itu dikutipnya ucapan ekonom Averrit: “Suatu ekonomi yang maju itu berdasarkan kesalingtergantungan struktural. Tak ada suatu ekonomi nasional yang persediaan sumberdayanya serba komplit bagi pemenuhan kebutuhannya sendiri. Namun kerjasama dengan negara lain dapat melenyapkan kepincangan tersebut. Dengan demikian terbukalah kemungkinan munculnya suatu ketergantungan dari pihak luar”.1
1 R. T. Averrit, “Bisnis Amerika: pencapaian dan tantangan”, Daedalus, Vol. 98 (1963), no. 1, hal. 60