Tesis Tinjauan Ph. D. : “Kegunaan Kebijakan Luar Negeri di Indonesia” karya Franklin B. Weinstein
(Sekolah Pascasarjana, Universitas Cornell, Ithaca, AS, Mei 1972 – 648 halaman)
Kehidupan politik di negara-negara yang sedang berkembang telah lama disorot oleh para sarjana negara-negara yang sudah maju dari berbagai segi, melalui bermacam-macam pendekatan akademis dan untuk aneka ragam tujuan. Di negara-negara yang sudah maju perhatian terhadap perkembangan politik di negara-negara yang sedang berkembang mula-mula tidak lepas dari suasana persaingan dan konfrontasi politik antar negara-negara besar, khususnya Amerika Serikat dan Uni Soviet, dalam usaha mereka masing-masing untuk merebut pengaruh (dan kalau bisa, sekaligus merebut “wilayah pengaruh”) apa yang kemudian dikenal sebagai negara-negara Dunia Ketiga. Kerjasama erat antara pemerintah dan universitas di negara yang sudah maju itu memungkinkan tumbuhnya hubungan yang saling menguntungkan: universitas memperoleh dana dan kontrak-kontrak penelitian, pemerintah mendapat data dan analisa untuk mempertajam perumusan kebijaksanaan terhadap negara-negara yang sedang berkembang. Dari soal-soal integrasi nasional sampai kepada integrasi regional, dari kehidupan politik di daerah-daerah terpencil sampai kepada kehidupan politik masyarakat elite di kota-kota besar, studi-studi itu selang beberapa tahun belakangan ini berkembang pesat.