Catatan Analisa
Pembangunan di Indonesia akan selalu menghadapi tantangan masalah kependudukan dan ketenagakerjaan. Diukur dari skalanya, penanggulangan masalah ini tidak mungkin dibebankan pada pemerintah saja. Lebih dari masalah pembangunan mana pun, bidang kependudukan dan ketenagakerjaan harus mengutamakan peran serta masyarakat. Oleh karena itu peluang luas yang diberikan pada lembaga swadaya masyarakat adalah tepat.
PEMBANGUNAN Indonesia memandang jumlah penduduk yang sangat besar sebagai modal dasar. Oleh karena itu, ilmu kependudukan dan sosial budaya dipandang sebagai faktor dominan yang perlu diperhatikan dalam Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Para ekonom lazimnya memandang penduduk sebagai potensi atau asset sekaligus sebagai beban atau liabilities. Potensi, apabila jumlah yang banyak itu dapat dibina dan dikerahkan sebagai tenaga kerja yang efektif. Dengan demikian kontribusinya pada produksi nasional dapat ditingkatkan dan pada gilirannya tingkat pendapatannya makin tinggi dan meningkat pula konsumsinya.