Saatnya telah tiba untuk meninjau kembali soal operasi dan kekuatan perusahaan-perusahaan multinasional raksasa karena suatu kebijaksanaan yang waras, mantap dan seimbang sangat diperlukan. Hal ini perlu ditinjau sebelum kita terlanjur oleh suatu kelalaian yang terlampau mengizinkan perusahaan-perusahaan itu beraktivitas luas tanpa mengetahui sifat-sifat intinya. Ataupun suatu xenophobia yang seenaknya bersikap “anti” dan melarang secara keterlaluan atas dasar alasan yang aprioristis bahwa perusahaan-perusahaan itu telah dipandang merusak — karena sikap itupun tidak menguntungkan. Pada satu fihak kelalaian dapat membuat kita korban akibat sepak terjang suatu kekuatan tak terbatas tanpa mengetahui sifat-sifat kekuatan itu terlebih dahulu. Akan tetapi gugup dan ingin bertindak tanpa berfikir sama artinya seperti memuntahkan suatu obat yang pahit, yang mungkin harus ditelan karena bermanfaat.
Maka dalam menghadapi penanaman modal asing pada umumnya dan multinternal corporations atau perusahaan multinasional raksasa (PMR) pada khususnya, diperlukan suatu pandangan dunia yang agak fleksibel dan sikap nasional yang aktif. Karena seperti halnya dengan mengambil suatu obat yang mujarab, suatu sikap yang proporsionil sangat diperlukan. Mengambil obat dengan proporsi yang sewajarnya akan menolong. Kurang dari itu tak akan berguna dan melebihi dosis bisa menimbulkan efek-efek sampingan yang tak dapat ditafsirkan dan tak diharapkan.