Prisma

Politik, Pengusaha Nasional dan Kelas Menengah Indonesia

Secara kualitatif dan kuantitatif kelas menengah pada masa Orde Baru diduduki oleh kaum pedagang dan pengusaha nasional swasta asli. Hal ini dapat dilihat pada perkembangan jumlah anggota KADIN, HIPMI dan asosiasi-asosiasi lain. Menurut Yahya A. Muhaimin, pertumbuhan dan perkembangan mereka sebagai kelas menengah sangat bergantung pada pemegang kekuasaan politik, sehingga posisi mereka lebih merupakan “partner” ketimbang sebagai “pengimbang” atau “pengontrol” terhadap birokrasi dan pemerintah. Hal ini merupakan refleksi dari sistem patrimonialisme dan paternalisme masyarakat.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan