Pendahuluan
Masalah komunikasi merupakan faktor yang vital dalam semua bentuk interaksi di dalam suatu sistim sosial atau politik. Karenanya pengertian komunikasi selalu mencakup pengertian proses dua-arah. Suatu informasi yang diturunkan ke bawah oleh para pejabat resmi melalui media massa atau melalui petugas-petugas resmi kepada penduduk desa, bisa membawa pengaruh atau juga bisa tidak membawa pengaruh sama sekali. Ini tergantung kepada bagaimana proses komunikasi itu disampaikan. Suatu informasi mungkin tidak bisa dimengerti atau salah dimengerti oleh penduduk desa, tidak membawa respons terhadap kebutuhan-kebutuhan yang ada dan mungkin pula ditolak sama sekali. Karenanya proses berlangsungnya komunikasi harus melalui saluran-saluran informasi yang terbuka untuk dua-arah. Adanya berbagai pertanyaan, komentar ataupun anjuran yang datangnya dari bawah harus diterima sebagai bahan penilaian kembali terhadap kebijaksanaan yang telah diambil. Komentar-komentar semacam ini dapat dianggap sebagai sumber informasi berharga bagi pejabat-pebaat resmi untuk menentukan sikap apa selanjutnya yang akan diambil. Oleh karena itu sering kali orang tidak sadar bahwa sesungguhnya ada hambatan yang mereka hadapi pada tingkat desa, di mana pembangunan atau perobahan sikap penduduk desa yang diharapkan bisa tidak berjalan sama sekali.