Prisma

Problematik Pemindahan Teknologi di Indonesia

Proses pemindahan teknologi di Indonesia erat hubungannya dengan tujuan pembangunan, khususnya pembangunan industri. Dari kerangka dan tujuan pembangunan yang didefinisikan secara jelas, seharusnya dapat disusun strategi dan kriteria bagi pemindahan teknologi ke suatu negara yang sedang membangun. Masalah yang dihadapi adalah bagaimana pemindahan teknologi dapat diselaraskan dengan tujuan-tujuan pembangunan agar supaya perusahan-perusahaan–baik negara maupun swasta–yang memerlukan teknologi tersebut untuk proses produksi industri, dapat memilih dan memiliki teknologi dengan sebaik-baiknya untuk mencegah harga pembelian yang sangat mahal dan pengaturan lisensi yang sangat terbatas. Penyediaan informasi mengenai alternatif-alternatif teknologi yang tersedia untuk suatu proses produksi, pemilikan dan adaptasi dari pada teknologi yang tepat untuk diterapkan, memerlukan suatu sistim informasi dan institusi penelitian yang tangguh dan inovatif. Pembinaan sumber daya manusia dan institusi yang sedemikian di Indonesia, kiranya perlu mendapat perhatian yang serius dari pemerintah karena untuk mendapatkan proses  pemindahan teknologi yang tertib dan teratur ke Indonesia, tidak hanya diperlukan kekuatan tukar (bargaining power) yang secara ekonomis kuat, tetapi juga kemampuan dan kapasitas untuk menentukan teknologi mana yang dianggap tepat. Untuk dapat meresapi dimensi permasalahannya dengan agak sistimatik, penulis akan membahas terlebih dahulu pengertian teknologi, dan kemudian pengertian pemindahan teknologi yang tak dapat dipisahkan dari usaha pembangunan tersebut. Akhirnya penulis akan membawa pembaca pada beberapa renungan dan pemikiran.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan