Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu yang berakar di pantai Timur Sumatera. Karena sejarah perkembangan kehidupan ekonomi, bahasa Melayu kemudian mampu memperluas batas-batas wilayahnya sendiri dari batas-batas regional menjadi batas nasional, dan atas dasar itu bahasa Melayu diperkaya baik dalam logat atau dialek maupun dalam peristilahan, idiom dan sintaksis. Dalam perkembangannya kemudian, menurut Hersri, bahasa Melayu sebagai lingua-franca tidak sekedar mendukung peranan ekonomis saja, tetapi juga peranan-peranan sosial-kultural dan politik, dan akhirnya tumbuh sebagai lingua-franca bagi seluruh nasion Indonesia.