Prisma

Realitas Sosial Kejahatan

Dalam dasawarsa terakhir ini para kriminolog cenderung merumuskan kejahatan atau perilaku menyimpang tidak diukur berdasarkan functional imperatives of social institution sebagai kriteria moral, tetapi dari nilai kerugian yang diakibatkan terhadap masyarakat, tulis Mulyana W. Kusumah. Sebab, terdapat kemungkinan tindakan tertentu yang dilakukan atau dikendalikan penguasa dapat menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar dari kejahatan yang dilakukan oleh rakyat biasa, meskipun tidak dirumuskan sebagai kejahatan atau tidak diberi sanksi hukum, seperti perang konolial, penghisapan ekonomi dan korupsi.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan