Betulkah Dr. Gerungan Saul Samuel Ratulangie seorang nasionalis lembek? Jawabannya akan diperoleh dengan menelaah riwayat hidup dan perjuangan matematikus kelahiran Minahasa ini. Dia adalah pemikir-pejuang, yang berpikir jauh ke depan. George Junus Aditjondro menyimpulkan, sikap intelektualnya, kadang-kadang mengalahkan keberanian yang harus diambil Ratulangi sebagai seorang pemimpin politik. Dia, kadang-kadang lebih berperan sebagai Samuel, sang Nabi, pemimpin moral, ketimbang Saul, sang raja, pemimpin politik. Tapi dia tetap seorang “Jakob”, bapak bangsa.



* Saya menulis nama Ratulangie, sebab nama itu merupakan nama satu faam (keluarga), bukan Ratu dan Langie, seperti yang mulai digunakan oleh Penerbit Sinar Harapan dan rekan-rekan wartawan kelompok SH. Baik “Ratu” maupun “Langie” adalah dua nama faam yang berlainan. Burung manguni atau burung hantu, adalah lambang kebijaksanaan, baik dalam kultur Minahasa maupun kultur Eropa. Manguni juga adalah petunjuk keberuntungan maupun kesialan, sehingga penduduk kampung yang akan pergi berperang melihat dulu cara dan arah burung itu terbang. Kabupaten Minahasa, memakai lambang burung manguni. Terima kasih banyak untuk Ny. Uki Sudjoko, anak bungsu Dr. Ratulangie, yang telah mengoreksi dan memberikan tambahan data untuk artikel ini.