1. Sebuah Hakekat Persoalan
Untuk sebahagian, persoalan yang dihadapi para remaja adalah persoalan perkembangan dan pendewasaan. Pada hakekatnya, persoalan tersebut adalah masalah yang di dalam psikologi pendidikan disebut individuasi dan maturasi. Untuk sampai pada suatu tahap individuasi dan maturasi yang dapat dianggap sesuai bagi kebutuhan hidupnya dalam hubungan sosial-kulturil tertentu, para remaja harus melalui satu rangkaian proses pertumbuhan, dan proses pertumbuhan tersebut tidak lain dari proses belajar yang berlaku terus menerus sepanjang hidupnya. Proses itu sendiri sudah merupakan suatu peristiwa yang kompleks untuk difahami sebab menyangkut diri para remaja sebagai satu totalitas, dan menyangkut pula keseluruhan pengaruh lingkungannya. Oleh karena itu, setiap usaha untuk menyandra ciri-ciri kehidupan suatu angkatan remaja dalam situasi sosial budaya tertentu — untuk kelengkapannya — tidak dapat lain dari memperhitungkan segala aspek tersebut dari perspektif pertumbuhan secara menyeluruh. Kalaupun hal ini dapat dilakukan melalui pendekatan-pendekatan longitudinal, kesulitan pokok terletak dalam memahami atau menafsirkan arti proses dan pengaruh-pengaruh itu oleh dan terhadap para remaja sendiri.
Kesulitan pokok tersebut bersumber dari kenyataan bahwa orang dewasa yang berusaha memahami para pemuda tidak akan begitu mudah dapat melepaskan diri dari perspektif dan titik ketinggian tertentu yang telah dihayatinya sebagai hasil tingkat individuasi dan maturasi mereka sendiri. Di dalam masyarakat umum sehari-hari, perbedaan usia dan tingkat pertumbuhan tidak dapat semata-mata dilihat sebagai suatu perbedaan graduil usia karena pada suatu saat perbedaan itu akan cukup besar dan cukup signifikan sehingga membenarkan timbulnya pendapat bahwa di situ sudah terdapat sub-kultur yang berbeda atau dengan perkataan lain, di situ terdapat lebih dari satu generasi. Dan terutama lagi pada masyarakat yang mulai beranjak meninggalkan sifatnya yang statis menuju satu masyarakat yang dinamis di mana setiap gerak merupakan barang baru ditinjau dari kondisi yang ada, perbedaan-perbedaan antara sub-kultur tersebut memiliki pengaruh dan makna yang besar.