Indonesia belum memiliki industri rekayasa yang tangguh dan selama PJP I peranannya masih kecil. Pada PJP II mendatang industri rekayasa perlu didorong karena bidang ini memiliki banyak keterkaitan dan menghasilkan produk yang mempunyai nilai tambah yang tinggi. Kemajuan teknologi suatu bangsa dapat diukur dari tingkat perkembangan industri rekayasa di negara tersebut. Kini saatnya Indonesia mengembangkan industri rekayasa agar Indonesia menghemat devisa dan mempunyai dampak bagi perkembangan industri secara umum.
Industri rekayasa dan komponen merupakan industri yang sangat penting dan strategis untuk pembangunan sektor industri yang efisien dan dapat menghasilkan nilai-tambah (value-added) yang besar.
Industri rekayasa juga sangat strategis karena industri rekayasa merupakan industri yang mempunyai linkages yang sangat besar, baik backward maupun forward linkages. Karena itu perkembangan industri rekayasa akan mempunyai dampak dan manfaat yang besar terhadap perkembangan industri secara umum. Sering dikemukakan bahwa industri rekayasa adalah carriers of technological change. Ekspor produk rekayasa adalah ekspor yang mempunyai nilai tambah yang tinggi, dan merupakan ciri dari negara yang telah memasuki tahap industri yang lebih tinggi. Dengan kata lain, kemajuan teknologi suatu bangsa dapat diukur dari tingkat perkembangan industri rekayasa di negara yang bersangkutan.
Tetapi jika kita melihat perkembangan industri rekayasa saat ini, dengan beberapa pengecualian, boleh dikatakan Indonesia belum memiliki industri rekayasa yang tangguh. Kita belum memiliki industri rekayasa yang mampu membuat mesin dan peralatan untuk industri kimia, petrokimia, farmasi, industri semen, kertas dan sebagainya.
Selama Pembangunan Jangka Panjang Tahap I (PJP I), peranan industri rekayasa Indonesia masih sangat kecil terutama karena prioritas diberikan kepada sektor pertanian dan industri yang menghasilkan barang-barang konsumsi. Tetapi karena alasan-alasan strategis, industri rekayasa perlu didorong dan dikembangkan pada PJP II yang akan datang.