Secara ideologis Indonesia berada di persimpangan jalan dan menghadapi konflik antara meningkatkan pertumbuhan atau pemerataan, antara kekuatan modal internasional atau modal nasional. Sedangkan di dalam negeri menghadapi konflik untuk melindungi yang pribumi dengan mengorbankan pertumbuhan atau tetap kukuh memegang pertumbuhan dan menyingkirkan kebanyakan kaum pribumi yang bermodal kecil. Dick Robison dalam tulisannya menganalisa akar-akar yang menyebabkannya. Menurut penulis ini, akarnya adalah kapitalisme di Indonesia adalah kapitalisme khusus berdasarkan pengalaman sejarahnya yang khusus pula.