Prisma

SUATU HIPOTESA TENTANG PENGARUH FAKTOR2 NON-EKONOMI ATAS FAKTOR2 EKONOMI

PENDAHULUAN

Bahwa Pemerintah “Orde Baru” – atau “Orde Pembangunan” – dewasa ini banjak dipengaruhi oleh keputusan2 besar jang datang dari pihak pimpinan militer dan para teknokrat sipil jang membantunja, tjukup disadari oleh berbagai kalangan penindjau didalam dan diluar-negeri dan golongan2 politik dimasjarakat. Djuga banjak jang menjadari betapa Penguasa jang sangat teknokratis sifatnja ini bekerdja tak ubahnja seperti sebuah mesin-politik, jang lebih mengutamakan adanja kesediaan masjarakat luas untuk tunduk penuh pada keputusan2nja daripada adanja kebebasan pribadi warga masjarakat. 11) Dalam realita politik, mesin-politik ini sering dipandang sebagai sebuah organisasi besar jang sangat paternalistis bila tidak otoriter – birokratis, dan apolitis. Mereka tampak sebagai sesuatu jang tjuma mau bitjara soal2 teknis, dalam situasi satu-arah, dan menurut waktu2 jang mereka tentukan sendiri. Pokoknja, sebagai satu organisasi besar jang sibuk melakukan berbagai usaha “engineering”, baik dibidang ekonomi dan teknologi maupun bidang politik dan sosial. Tudjuannja: akselerasi proses pembangunan ekonomi dan modernisasi Bangsa dan Negara Indonesia, menurut pola2 seperti jang mereka bajangkan.


1 Sebagai tjontoh dari observasi ini, lihat: Nono Anwar Makarim, Reaction Patterns, Kertas-Karya, Konperensi Asia Press Foundation, Bali, Agustus 1971, hal. 3 – 4. 2) Harian

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan