S. Husain M. Jafri, Awal dan Sejarah Perkembangan Islam Syi’ah: Dari Saqifah sampai Imamah (Jakarta: Pustaka Hidayah, 1989), 426 halaman. Kata Pengantar : Dr. Nurcholis Madjid.
SEORANG cendekiawan Muslim Syi’ah terkemuka, Seyyed Hossein Nasr, dalam salah satu bukunya, menulis1¹, “The events of the past decade certainly have drawn the attention of the West to Twelve-Imam Shi’ism, but they have done little to bring about a greater depth in understanding Shi’ism as a religious tradition within Islam!” Apa yang dikemukakan Hossein Nasr memang benar. Namun, sebetulnya bukan hanya Dunia Barat saja yang, dalam satu dekade terakhir, menaruh perhatian cukup serius terhadap mazhab Syi’ah, kelihatannya hal yang serupa juga terjadi di Dunia Islam sendiri.
1 Nasr, “Pendahuluan”, dalam Syiah: Doktrin, Pemikiran, dan Spiritualitas, eds., Nasr, Hamid Dabashi, dan Seyyed Vali Reza Nasr (New York: State University of New York, 1988). hal. 1.