I
Masalah regional di Indonesia bisa ditindjau dari berbagai segi parsiil jang masing2 pengamatannja akan memberikan tantangan jang sangat luas bagi para ilmiawan, se-mata2 karena masalah regional ini merupakan masalah jang paling sedikit kita ketahui dan jang paling djauh kita tinggalkan di-masa2 jang lalu. Pada masa jang lampau, pengamatan regional ini boleh dikata diabaikan sama sekali, bukan sadja karena alasan2 seperti belum mendesaknja atau belum populerna pengamatan demikian, tetapi djuga karena pekanja permasalahan ini terhadap regionalisme dalam artian parochial.
Sehingga ketika dewasa ini masjarakat dengan konsensus menjeluruh menghendaki pembangunan dan kemadjuan jang tjepat, dengan dimensi jang lebih luas, membawa akibat semakin dirasakannja kebutuhan2 akan pengamatan regional menjeluruh dan tjermat.
Kesimpang-siuran didalam tjara melihat dan menanggapi masalah regional dewasa ini kiranja dapat dirasakan adanja matjam2 pendapat jang berbeda, ke-ragu2an dalam pola kebidjaksanaan maupun usaha2 persiil dibidang ini dikalangan para Penguasa Pusat maupun Penguasa Daerah. Dan dalam keadaan demikian ini, maka usaha2 kearah mentjari pandangan umum jang berorientasi menentu, jaitu orientasi pembangunan integral, perlu dipergiat.
Tulisan ini sekedar dimaksudkan untuk deskripsi sederhana dan umum dari masalah regional, dan mentjoba setjara garis besarnja memberikan pengarahan pendekatan untuk permasalahan jang dihadapi.