Dia, Ali Sastroamidjojo, menurut Ruben Nalenan, dalam kehidupan sehari-hari amat bersahaja. Dalam kesederhanaan ini, dia tampil sebagai seorang negarawan yang jatuh bangun dengan kabinetnya, justeru pada saat-saat sulitnya sebuah pemerintahan menjalankan fungsinya. Tapi dia sempat mencatat prestasi besar. Dia berhasil membuat polar baru dalam usaha melahirkan perimbangan kekuatan dunia dengan menggalang kekuatan Asia-Afrika yang dicetuskan dalam Dasasila Bandung, yang pengaruhnya masih terasa sampai sekarang.