Prisma

“Urbanisasi” dan Industri Pertambangan

Perusahaan tambang batu bara di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, telah mengubah corak produksi masyarakat sekitar. Hal tersebut merupakan akibat dari hilangnya sumber penghidupan pokok warga di sektor pertanian. Sebagian besar warga kemudian beralih “profesi” untuk mengakomodasi kebutuhan hidup para pekerja tambang. Dalam teori urbanisasi, terdapat dua tipe perubahan yang membuat suatu wilayah berubah dari semula berkarakter very rural menjadi very urban, yakni spatial flow dan sectoral flow, serta dinamikanya dengan penjelasan concentrated-extended-differential urbanization. Artikel ini juga memaparkan kasus Desa Long Lanuk tentang penerapan konsep urbanisasi dewasa ini, yakni wilayah yang karakternya diubah sedemikian rupa agar sesuai dan selanjutnya menjadi wilayah baru untuk tujuan eksploitasi pertambangan.

Kata Kunci: aliran spasial, batu bara, Desa Long Lanuk, industri pertambangan, urbanisasi  

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan