Prisma

Picture of Iskandar Alisjahbana

Iskandar Alisjahbana

lahir di Jakarta tahun 1931, adalah Gurubesar pada Institut Teknologi Bandung dan anggota Dewan Telekomunikasi RI. Pernah bekerja pada Pintsch Elektro dan Siemens & Halske di München, Jerman Barat (1950-1960). Memperoleh pendidikan di FT-UI (kini ITB) sampai tingkat sarjana muda, melanjutkan studi ke Jerman dan meraih gelar Diploma Ingenieur dari Sekolah Teknik Tinggi Muenchen (1956) dan gelar Doktor Ingenieur dari STT Darmstadt (1960), kemudian kembali mengajar di ITB. Pernah menjadi anggota delegasi pada konferensi telekomunikasi radio (Geneve, 1963), wakil RI dalam seminar satelit komunikasi di Washington (1969), mengikuti Konferensi IEEE di New York (1969) dan San Francisco (1970), SEAMEO di Bangkok (1970) Senior Fellow di East West Center di Hawaii (1972), anggota delegasi RI pada ECOSOC (1973) dan wakil RI pada UN Panel Meeting on Direct Satellite Broadcasting di Tokyo (1974).   Tercatat tahun 1974: Iskandar Alisjahbana lahir di Jakarta tahun 1931, adalah Dekan dan Guru Besar (Profesor) pada Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Bandung dan Anggota Dewan Telekomunikasi RI. Sebelumnya (1950–1960) adalah Insinyur Penelitian dan Pengembangan di Pintsch Elektro kemudian di Laboratorium Pusat Siemens & Halske di München (Jerman Barat). Memperoleh pendidikan pada Fakultas Teknik Universitas Indonesia (sekarang ITB) sampai tingkat sarjana muda (1950–1954), melanjutkan studi Sekolah Tinggi Teknik München (1954–1956) dengan spesialisasi di bidang telekomunikasi dan memperoleh gelar Diplom Ingenieur (Dipl. Ing.). kemudian gelar Doktor Ingenieur (Dr. Ing.) dari Sekolah Tinggi Teknik Darmstadt (1960), kembali mengajar di ITB dan dikukuhkan sebagai Guru Besar (Profesor) dalam bidang Teori Komunikasi. Medan Listrik, Microwave, radar dan alat-alat navigasi. Aktif dalam kegiatan ilmiah antara lain anggota delegasi RI pada Extra-ordinary Radio Communication Conference (Geneva 1963); wakil RI (1969) dalam U.S. Seminar on Communication Satellite Earth Station Technology di Washington; Penasehat ahli delegasi RI pada International Communication Satellite Consortium (ICSC) di Washington (1969); Konferensi IEEE di New York (1969); Konferensi Komunikasi Internasional Peserta IEEE di San Francisco (1970); Sesi Brainstorming SEAMEO di Bangkok (1970); Rekan Senior di Pusat Timur-Barat (Hawaii, 1972); Anggota delegasi RI pada The First Meeting of the Committee on Science & Technology for Development, ECOSOC (1973), dan wakil Indonesia pada United Nations Panel Meeting on Direct Satellite Broadcasting di Tokyo (1974). Menulis kertas karya dan prasaran beberapa di antaranya: "A Satellite Communication System for Domestic and Regional Development in South East Asia" (UNESCO. Paris 1964); "Beberapa Catatan tentang Pengaruh Teknologi Modern pada Sistem Pendidikan" (Bangkok 1970); "Hubungan Pendidikan Teknologi dengan Kebijaksanaan Nasional dalam bidang Teknologi, dalam Supplement to Proceedings ITB No. 1, (1971); " Teknologi & Perkembangan", dalam Supplement to Proceeding ITB No. 3 (1972) dan mendapat beberapa penghargaan karena jasa-jasanya di bidang pengembangan telekomunikasi.