Murdijati Gardjito
dilahirkan di Yogyakarta, 21 Maret 1942. Menggeluti permasalahan tentang makanan tradisional sejak tahun 2000, ketika ditugaskan pada Pusat Kajian Makanan Tradisional (PKMT), Pusat Studi Pangan dan Gizi, Universitas Gadjah Mada. Pada 2003, saat menjabat Kepala PKMT, mulai meneliti kuliner Indonesia dan banyak menemukan hal menarik tentang makanan Indonesia, kuliner Nusantara, dan gastronomi Indonesia. Menulis puluhan buku tentang makanan Indonesia dan kuliner Nusantara. Pada 2012, mendapat penghargaan dari Gubernur DI Yogyakarta sebagai Pelestari Budaya. Setahun kemudian (2013), Pemerintah Republik Indonesia memberi penghargaan sebagai peneliti, pelestari, dan pengembang kuliner Indonesia. Pada 2019, dalam Ubud Food Festival, masyarakat internasional memberikan Lifetime Achievement Award dalam upayanya menduniakan kuliner Nusantara; memperoleh penghargaan dari Indonesian Gastronomy Association sebagai perintis dan peneliti gastronomi Indonesia; Universitas Gadjah Mada menganugerahkan penghargaan kepadanya dalam hal penerapan ilmu dan seni melalui kearifan lokal di bidang pangan. Di samping mengajar Program Studi S-2 dan S-3 Ilmu Pangan serta Program S-1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian hingga tahun 2015, Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, yang mengabdi sebagai pengajar di perguruan tinggi ini sejak 1963 hingga 2007, menulis dua jilid buku Gastronomi Indonesia yang diharapkan menjadi dasar perkembangan ilmu gastronomi Indonesia. Selain itu, mengajar pada program pascasarjana di beberapa sekolah tinggi pariwisata untuk mata kuliah penerapan ilmu pangan dan gizi di bidang kuliner dan mata kuliah Indigenous Indonesia Culinary.