Prisma

Picture of Natsuko Akagawa

Natsuko Akagawa

adalah Master dan Doktor di bidang Warisan Budaya dan Kajian Museum yang banyak meneliti tentang dan melihat bagaimana “warisan budaya” senantiasa diperebutkan dan dinegosiasikan dalam konteks nasional, internasional, multikultural, serta negara kolonial dan pasca-kolonial. Buku salah seorang anggota pakar dan Wakil Presiden Komite Ilmiah Internasional untuk Warisan Budaya Nirbenda (International Scientific Committee on Intangible Cultural Heritage/ ICOMOS) berjudul Heritage Conservation in Japan’s Cultural Diplomacy: Heritage, National Identity and National Interest (2014) itu, merupakan karya tulis yang memelopori tautan teoretis antara politik diplomasi budaya dengan konservasi warisan budaya dan identitas serta kepentingan nasional. Bukunya yang lain, Intangible Heritage (2008), adalah teks komprehensif pertama mengenai topik warisan budaya yang kerap dirujuk oleh para ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu. Selain menjadi peneliti tamu di East West Center dan University of Hawaii, Manoa, Amerika Serikat, serta fellow pada International Institute of Asian Studies, Universitas Leiden, Negeri Belanda, juga mitra bestari untuk beberapa jurnal, seperti International Journal of Heritage Studies, Asia Pacific Journal of Tourism Research, Journal of Travel and Tourism Marketing, dan lain-lain•