Prisma

Picture of Ni Made Purnama Sari

Ni Made Purnama Sari

dilahirkan di Klungkung, Bali, 22 Maret 1989. Menamatkan studi Antropologi dari Universitas Udayana (2013) dan Magister Manajemen Pembangunan Sosial dari FISIP Universitas Indonesia (2016). Menerima beasiswa penelitian di Tilburg Universiteit, Negeri Belanda, dari Universitas Indonesia dan Frans Seda Foundation (2015) serta residensi penulis ke Melbourne dari Komite Buku Nasional (2017). Menulis sejumlah esai, puisi dan prosa. Buku puisinya berjudul Bali Borneo memenangi penghargaan Festival Hari Puisi Indonesia pada 2014, sedangkan manuskrip puisinya yang diterbitkan dengan judul Kawitan terpilih sebagai Lima Besar Anugerah Kusala Sastra Khatulistiwa pada 2016. Karya puisinya telah diterjemahkan ke bahasa Inggris dan Perancis. Menulis novel berjudul Kalamata yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia (Oktober 2016). Aktif dalam berbagai festival sastra, di antaranya Temu Sastra Mitra Praja Utama (Lampung, 2010); Ubud Writers and Readers Festival (Bali, 2010 dan 2016); Temu Sastrawan Indonesia IV (Ternate, 2011); Padang Literary Biennale (Padang, 2014); Emerging Writers Festival (Melbourne, 2015); Salihara International Literary Biennale (Jakarta, 2015 dan 2017); Borobudur Writers Festival (Magelang, 2016); Pasar Malam Literary Festival (Paris, 2016), dan lain-lain. Selain mendirikan Komu- nitas Sahaja di Bali, salah satu anggota tim bidang program di Bentara Budaya Jakarta itu, pernah bergiat di TEMPO Institute, kurator fiksi-budaya di Indonesiana TEMPO, kontributor, hingga asisten penyunting buku-buku memoar dan terjemahan.