Reiza D Dienaputra
dilahirkan di Bandung, 10 April 1964. Menulis sejumlah buku, antara lain, Cianjur: Antara Priangan dan Buitenzorg (Prolitera, 2004); Sunda: Sejarah, Budaya, dan Politik (Sastra Unpad Press, 2011); Sejarah Lisan: Metode dan Praktek (Balatin Pratama, 2013); Meretas Sejarah Visual (Unpad Press, 2018), dan lain-lain. Sejumlah artikelnya, baik karya individual maupun bersama, diter- bitkan oleh beberapa jurnal ilmiah internasional maupun nasional, di antaranya “The Function and Position of Penghulu in Raffles’ Kitab Hukum Manuscript 1814" (Journal of Indonesian Islam, Juni 2019); “The Culture Construction of Eid Ghadir Commemorations In Indonesia” (Opción, 2019); “Viewing the Cultural Trace of the Mosque Building in the Cirebon Sultanate (Research on Humanities and Social Sciences, 2018); “The Structural Transformations of Sundanese Wayang Golek Performance (International Journal of Culture and History, 2016); “The Influences of the Modernization of Education toward Minang-Girls’ Life in Sumatra’s Westkust (1900-1942) (International Journal of Education and Research, 2014); “Rekonstruksi Sejarah Seni dalam Konstruk Sejarah Visual” (Panggung, 2012); dan lain-lain. Guru Besar pada Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran ini, pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan Bidang Akademik Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran (2008-2013), Ketua Pusat Pengembangan Pembelajaran LP3M Universitas Padjadjaran (2013-2015), Manajer Kerja Sama Sekolah Pascasarjana Universitas Padjadjaran (2015-2016), dan Direktur Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran (2016-2017). Selain itu, salah satu ang- gota Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Jawa Barat aktif sebagai Evaluator Program Studi Baru pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.