Prisma

Picture of Rita Padawangi

Rita Padawangi

adalah Associate Professor (Sosiologi) di Centre for University Core, Singapore University of Social Sciences. Dengan pelatihan akademis di bidang sosiologi, desain perkotaan dan arsitektur, minat penelitiannya mencakup sosiologi arsitektur, gerakan sosial, dan pembangunan kota partisipatif. Koordinator Southeast Asia Neighborhoods Network (SEANNET), sebuah proyek kolaboratif tentang kehidupan perkotaan di kota-kota yang menghubungkan institusi akademik, cendekiawan, dan komunitas untuk penelitian dan pendidikan. Lulusan S-1 Arsitektur dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, serta S-2 dan S-3 bidang Sosiologi dari Loyola University, Chicago, AS. Penelitian terbarunya fokus pada aspek humanistik pembuatan kota, khususnya place-making dalam lingkungan kota. Banyak terlibat sejumlah proyek penelitian, baik sebagai peneliti dan peneliti utama maupun kolaborator, antara lain, dalam “Mapping the Southern Islands’ Heritage Landscapes: Integrating Culture and Nature in Urban Heritage Conservation” (2017-2019); “Vernacular City Kota Tua: Cultural Identity in Everyday Urban Heritage” (2015-2016); dan “Governing Compound Disasters in Urbanising Asia” (2014-2017). Anggota dewan editor serial buku Asian Cities bersama Amsterdam University Press serta jurnal Asia Pacific Viewpoint dan Area Development and Policy; penyunting buku Routledge Handbook of Urbanization in Southeast Asia (2019) dan salah satu penyunting buku Cities by and for the People in Asia (2019). Publikasi yang ditulis bersama Mike Douglass, “Water, Water Everywhere: Toward Participatory Solutions to Chronic Urban Flooding in Jakarta” meraih penghargaan Holland Paper Award sebagai makalah terbaik dari jurnal Pacific Affairs pada 2015. Sekarang sedang mengerjakan tulisan berjudul “Urban Development in Southeast Asia” dan bersama Paul Rabé dan Adrian Perkasa menyunting buku, River Cities: Water Space in Urban Development and History serta bersama Michael Herzfeld menyunting buku The Resilience of Vernacular Heritage in Asian Cities.