Ekonomi Kerakyatan
Ekonomi kerakyatan adalah gagasan tentang cara, sifat, dan tujuan pembangunan dengan sasaran utama perbaikan nasib rakyat banyak yang pada umumnya
lahir di Madiun, 20 Agustus 1918. Jenjang pendidikannya dimulai dari A.M.S. bagian B di Yogyakarta (1936-1939); Technische Hogeschool (TH) Bandung (1939-1942), kemudian sampai pada tingkat "candidaat Werkingkunde Ingenieur" dari Sekolah Teknik Tinggi (STT), Yogyakarta. Belajar di Centraal Planbureau, Negeri Belanda, 1951, dibawah pimpinan Profesor Tinbergen; mengikuti studi bersama ahli-ahli Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF) dan Departemen Pertanian di Washington DC, Amerika Serikat (1952-1953). Gelar kesarjanaan dalam Ilmu Ekonomi diperoleh dari Harvard University (1954). Pernah menjadi Kepala Cabang Badan Industri Negara (1946), Staf Direktorat Planning Kementerian Perekonomian (1950-1951), menjabat Kepala Biro Pusat Statistik (1955-1965), Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (1957-1964), Pemimpin Redaksi Business News (1957-1966), serta Ketua Tim Teknis Bidang Politik pada Presidium RI yang diketuai Pejabat Presiden Soeharto (1966-1968). Aktif menulis berbagai makalah dan kertas-karya tentang pembangunan dan masalah ekonomi, antara lain "Tentang Repelita I" (1968), "Faktor-faktor Non-Ekonomi dalam Pembangunan" (1969) dan "Kepemimpinan dalam Pembangunan" (1970); juga berbagai makalah yang tak selalu disiarkan secara umum karena bersifat memorandum kepada pemerintah.
Ekonomi kerakyatan adalah gagasan tentang cara, sifat, dan tujuan pembangunan dengan sasaran utama perbaikan nasib rakyat banyak yang pada umumnya