Prisma

Picture of Shita Laksmi

Shita Laksmi

saat ini adalah Direktur Eksekutif Yayasan Tifa. Selamasekitar 20 tahun, sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia yang lulus pada 2000 itu, bekerja di sejumlah organisasi pembangunan internasional, quasi pemerintah dan akademis untuk isu terkait transparansi dan akuntabilitas; data terbuka; media; data pribadi serta tata kelola internet. Melanjutkan pendidikan untuk meraih gelar Master of Arts bidang Journalism di Ateneo de Manila University, Filipina yang merupakan program fellowship dari Konrad Adenauer Center for Journalism pada 2005. Sebelum di Yayasan Tifa, bekerja di Diplo yang berbasis di Jenewa terkait diplomasi dan tata kelola internet untuk wilayah Asia sekaligus menjadi tenaga ahli di Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Sebelumnya, mencurahkan waktu lebih dari satu dasawarsa di Hivos kantor Asia Tenggara. Dia juga pernah menjadi anggota Multistakeholder Advisory Group untuk Internet Governance Forum di PBB (2014-2017) dan saat ini sebagai penasihat di Asia Pacific School of Internet Governance. Pada 2020, lulus dari University of Malta dalam bidang Contemporary Diplomacy in Internet Governance dan setahun sebelumnya (2019) mendapatkan sertifikasi Data Protection Officer dari Maastricht European Centeron Privacy and Cybersecurity.

Implementasi Privasi dan Pelindungan Data Pribadi*

* Penulis memakai kata/istilah “Pelindungan”, bukan “Perlindungan” sebagaimana tersua dalam https://m.hukumonline.com/pusatdata/detail/lt561f74edf3260/ruu-pelindungan-data-pribadi-tahun-2020. Data saat ini adalah mata uang untuk transaksi di