Prisma

Picture of Slamat Trisila

Slamat Trisila

lahir di Surabaya pada 1970. Menamatkan pendidikan dasar hingga pendidikan menengah di Blitar. Menyelesaikan S-1 (1997) Sejarah di Universitas Udayana. Mengikuti Pelatihan Penelitian Sejarah Korban Peristiwa G-30-S 1965 untuk wilayah kerja Bali-Lombok yang diselenggarakan oleh Ford Foundation dan Yayasan Lontar Jakarta di Yogyakarta pada 2000 dan di Jakarta pada 2001. Bekerja sebagai tenaga honorer di Balai Bahasa Denpasar (sekarang Balai Bahasa Bali) sejak 2005 hingga 2012. Pada 2009-2010 dan 2017-2020 berkeliling Indonesia dalam rangka akuisisi buku untuk koleksi Perpustakaan KITLV-Leiden, Belanda. Selain aktif menulis dalam Jurnal Kajian Bali yang dikelola oleh Pusat Kajian Bali Universitas Udayana, juga tercatat sebagai salah seorang pengurus Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Provinsi Bali hingga kini. Sejak 2001 mengelola Pustaka Larasan yang sudah menerbitkan sekitar 300 judul buku. Beberapa tulisannya diterbitan dalam Abad: Jurnal Sejarah (Kemendikbud), sedangkan buku (bersama kolega) yang diterbitkan adalah Denpasar Tempo Doeloe: Melacak Dinamika Kota Denpasar Berbasis Visual (Badan Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kota Denpasar, 2012). Pernah dipercaya sebagai penyelaras bahasa buku seri Tan Malaka terbitan KITLVJakarta dan Yayasan Obor Jakarta (2008-2011); buku Seri Unsur-unsur Penyusun Bangunan Negara Hukum kerja sama Universitas Indonesia, University of Groningen, dan Van Valenhoven Institute-Leiden (2012); dan buku Seri Inkuiri Nasional Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI (2015-2016).