Sugih Biantoro
lahir di Jakarta, 8 Desember 1984. Menyelesaikan jenjang pendidikan Strata Satu dari Program Studi Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (2007) dengan skripsi berjudul “Pergerakan Mahasiswa Thailand 1969-1973.” Melanjutkan pendidikan di Program Magister Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (2011) dan meraih gelar Master of Art dengan tesis berjudul “Masyarakat Perbatasan di Sebatik Masa Konfrontasi 1963-1966”. Selain mengajar, aktif melakukan berbagai penelitian tentang sejarah, pendidikan, dan warisan budaya, khususnya situs bersejarah. Terlibat dalam penelitian cagar budaya bersama Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan-LIPI (2012-2014). Beberapa artikel dan hasil risetnya antara lain, “Konstruksi Warisan Budaya Majapahit dalam Nasionalisme dan Ketahanan Budaya” (2013) “Nilai-nilai yang Pudar: Demokrasi Desa dalam Perubahan” (2014), dan “Politik Ekonomi Pelestarian Warisan Budaya Trowulan” (2014). Bekerja sebagai tenaga pembantu di Dewan Perwakilan Daerah (2007) dan salah seorang peneliti muda di Pusat Penelitian Kebijakan Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (sejak 2009).