Tine Suartina
lahir di Bandung, 11 Desember 1975. Peneliti bidang Hukum dan Kemasyarakatan pada Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan (P2KK), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI, sejak 2000). Meraih gelar Sarjana Hukum (1999) dari Fakultas Hukum, Universitas Padjadjaran dan Master Hukum (LL.M, 2007) dari Graduate School of International Cooperation Studies (GSICS)– Kobe University, Jepang. Sering melakukan penelitian, antara lain, “Kualitas dan Kuantitas Bias Regulasi Lingkungan Jabopunjur” (2004); “Nasionalisme dalam Kerangka Desentralisasi di Indonesia” (2008-2010); “Kota-kota Pantura di Bagian Barat: Identitas Pra-Kolonial, Kolonial, dan Pasca-Kolonial” (2011); “Politik Ekonomi Pengelolaan Cagar Budaya di Indonesia: Kasus Banten Lama” (2012-2014); Proses, Kebijakan, dan Prospeknya di Indonesia (2015-2016); dan lain-lain. Saat ini, Koordinator riset “Masyarakat Adat” dalam skema riset unggulan sub-kegiatan “Ketahanan Sosial” LIPI (2015), sedang menempuh studi doktoral di University of Western Australia-School of Social Sciences, Australia, dengan fokus riset isu “pluralisme hukum di Indonesia.”