Yesaya Sandang
Yesaya Sandang meraih gelar Sarjana Hukum (2004) dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga dan Magister Humaniora (2008) dari Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya, Universitas Indonesia. Kelahiran Jakarta, Oktober 1981, terlibat aktif sebagai fasilitator pelatihan dan pemberdayaan masyarakat Yayasan Bina Darma, Salatiga dan bergiat di Research Group Agama, Pluralisme dan Demokrasi UKSW serta Satya Wacana Peace Center (SWPC). Melanjutkan studi doktoral di University of the West of England, Bristol (2018-2021) dengan minat khusus pada kajian “Pariwisata dan Hak Asasi Manusia.” Sejumlah karya telah diterbitkan yang mencakup artikel dan buku tentang pariwisata, air, dan hak asasi manusia. Yesaya merupakan salah seorang penulis dalam bab “Gender, Human Rights and Water Governance in Indonesia,” dalam buku bertajuk Routledge Handbook of Gender and Water Governance (Juli 2024). Salah satu fokus penelitiannya adalah bagaimana hotel dapat meningkatkan pengelolaan air secara berkelanjutan dengan menggunakan pendekatan hak asasi manusia. Yesaya aktif bergiat di Lingkar Keadilan Ruang, Yogyakarta, yang memperjuangkan pariwisata berkelanjutan serta hak asasi manusia atas air, terutama bagi warga dan komunitas yang terpinggirkan dari arena kepariwisataan. Kini, bekerja sebagai dosen dan peneliti di program studi Magister Studi Pembangunan dan Sarjana Terapan Destinasi Pariwisata, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga.