Jawaban untuk Sdr. Tengku Hasballah Puteh
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Berhubung dengan tulisan Saudara Tengku Hasballah Puteh, Prisma No. 4 bulan April 1980 dalam rubik “Kritik & Komentar”, bersama ini saya memberikan penjelasan sebagai berikut:
- H.M. Junus Anis yang dimaksudkan oleh Saudara Tengku Hasballah adalah sama sekali bukan subyek dari tulisan saya “Catatan di Sekitar Regenerasi dalam Kelompok Islam” (Prisma, No. 2, Februari 1980). H.M. Junus Anis yang dimaksudkannya itu adalah putra Kauman, Kolonel (purnawirawan) pernah menjabat Ketua PP Muhammadiyah, dan bukan sekedar menjabat Sekretaris seperti ditulis oleh Saudara Tengku Hasballah.
- Junus Anis yang menjadi salah satu subyek dalam tulisan saya adalah seorang putera Parahiyangan, pernah kuliah pada Fakultas Sastera Universitas Pajajaran, mengasuh majalah Risalah, da’watul Islam dan warta jam’iyah Persatuan Islam. Beliau terpilih sebagai Sekretaris Jenderal Persatuan Islam pada muktamar tahun 1967, dan memang jabatan tersebut sampai dengan tahun 1972, oleh karena wafat pada tahun tersebut dalam usia 33 tahun.
Mudah-mudahan penjelasan ini dapat menambah kehati-hatian Saudara Tengku Hasballah. Dan manakala Saudara memerlukan penerangan lebih jauh, kiranya dapat berhubungan dengan Sekretariat PP Persatuan Islam, Jalan Pajagalan 22, Bandung. Atau dapat juga Saudara Hasballah mampir ke rumah saya, tafadhal ya akhi!
Ridwan Saidi Jalan Talempong K-29, Kelapa Gading, Jakarta-Utara.