Prisma

Picture of Prismajurnal

Prismajurnal

Diitulis dan disusun oleh redaksi Prisma

Pengantar Redaksi

CUKUP banyak ungkapan keprihatinan dari relasi-relasi – baik melalui surat, telepon maupun tatap muka langsung – yang mempertanyakan nasib Prisma

Pengantar Redaksi

KERAWANAN kehidupan masyarakat pedesaan masih seringkali mencuat meskipun modernisasi pertanian di Indonesia telah digalakkan secara besar-besaran. Revolusi hijau sebagai jawaban

Pengantar Redaksi

MENURUT akal sehat pasti tidak seorang pun dari wargakota yang mau tinggal di perkampungan kumuh, kalau tidak karena terpaksa dan

Pengantar Redaksi

MEMPERTAHANKAN momentum pembangunan – tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi – tampaknya sudah merupakan tekad pemerintah Orde Baru sebagai salah satu

Pengantar Redaksi

PEMILIHAN Umum 1997 merupakan momentum penting bagi rakyat dan bangsa Indonesia untuk meninggalkan Abad XX dan memasuki Abad XXI. Warganegara

Pengantar Redaksi

SECARA geografis karakteristik menonjol bentuk wilayah Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari puluhan pulau besar dan puluhan ribu pulau

Dialog | Relung Ekonomisasi Anak

Pengantar Berbicara era ke muka yang penuh persaingan, berarti membahas pula soal ketangguhan sumber daya manusia. Jenis manusia semacam ini

Pengantar Redaksi

KEBERHASILAN Indonesia menurunkan tingkat pertumbuhan jumlah penduduk telah memperoleh pujian masyarakat internasional. Program Keluarga Berencana (KB) yang selama ini mengkampanyekan

Pengantar Redaksi

MESKIPUN kemiskinan sudah terlampau sering diulas dan dikaji oleh berbagai kalangan luas, namun masalah kemiskinan ternyata tidak usang dan lekang

Pembangunan Sumber Daya Manusia

Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun Kata kunci untuk meraih derajat yang sama dengan bangsa-bangsa lain adalah pendidikan. Hal

Pengantar Redaksi

ASPEK perencanaan, dalam sebuah organisasi, menempati prioritas utama, selain aspek-aspek lain seperti pelaksanaan dan pengawasan. Sebagai sebuah organisasi yang besar,

Pembangunan Kota dan Sengketa Tanah

Kasus Kotamadya Surabaya* Pertambahan penduduk dan peningkatan pembangunan di perkotaan telah mempersempit ruang gerak warga kota. Kebutuhan lahan untuk permukiman,

Pengantar Redaksi

PERSOALAN tanah di Indonesia kini makin mencuat ke permukaan di tengah pesatnya laju pembangunan nasional, terutama di bidang ekonomi. Tidak

Pengantar Redaksi

PROKLAMASI kemerdekaan Indonesia kini telah melewati usia lebih dari setengah abad. Sebelumnya, diselenggarakan pesta emas besar-besaran yang ditingkahi oleh ritual

Pengantar Redaksi

BAIK benda padat, cair maupun gas mempunyai berbagai sifat. Salah satu di antara sifat tersebut adalah kemampuannya untuk bergerak. Manusia

Pengantar Redaksi

KEMAJEMUKAN masyarakat Indonesia sampai saat ini masih terlihat secara jelas, dan dalam pluralitas budaya tersebut integrasi nasional tetap utuh, meskipun

Perempuan Politik

Pengantar Keluarga Murtini memiliki sebuah warung nasi sederhana yang menyajikan berbagai makanan khas Jawa dan terletak di sudut simpang jalan

Pengantar Redaksi

PADA akhir April 1996 rakyat, bangsa dan negara Indonesia kehilangan seorang puterinya — Ibu Siti Hartinah Soeharto. First Lady Indonesia

Pengantar Redaksi

UJI coba pelaksanaan Otonomi Daerah pada bulan April 1996 ini berusia setahun. Banyak kendala dan tantangan untuk mewujudkan otonomi daerah,

Demokrasi dan Keterbukaan

Pengantar Persoalan demokrasi senantiasa menjadi bahan pembicaraan hangat di tengah masyarakat, meskipun hal ini sebenarnya nyaris hanya merupakan keberulangan perdebatan

Pengantar Redaksi

DALAM kosakata politik Indonesia kontemporer kata-kata jujur dan adil tampaknya merupakan barang mewah yang mahal harganya dan sangat sensitif. Begitu

Posisi Indonesia dan Perubahan Dunia

Pengantar Indonesia dan negara-negara Dunia Ketiga senantiasa menghadapi banyak persoalan di tengah perubahan cepat pada tatanan dunia yang baru. Berbagai

Pengantar Redaksi

PERKEMBANGAN ekonomi negara-negara Asia Timur memang mengundang perhatian, kekaguman dan sekaligus pertanyaan. Apakah kunci kesuksesan negara-negara di Asia Timur tersebut?

Humor dan Kritik dalam Kartun

Pengantar Kartun dan karikatur dalam media cetak di Indonesia memperoleh tempat yang terhormat karena gambar visual ini senantiasa dimuat untuk

Pengantar Redaksi

TAHUN 1996 dimulai dengan berbagai musibah yang datang silih berganti tanpa henti. Banjir, tabrakan kereta api, kapal laut tenggelam, pesawat

Pengantar Redaksi

KEBIASAAN merantau ternyata bukan hanya milik etnis Minangkabau melainkan menjadi kebiasaan banyak etnis di Indonesia. Tengoklah masyarakat kota-kota besar di

Pengantar Redaksi

SEKRETARIS sebuah perusahaan menengah pernah iseng-iseng putar telefon “Kuis Jari-Jari”. Terhadap pertanyaan yang diajukan pemandu acara, ternyata jawabannya benar, dia

Dialog | Wujud Desa Dulu Wajah Desa Kini

Pengantar Dalam hiruk pikuk pembangunan nasional yang mengedepankan industrialisasi – apalagi gandrung terhadap industri canggih kelas wahid – membicarakan masalah

Pengantar Redaksi

BARANGKALI hanya sedikit orang Indonesia yang mengaku dirinya tidak berasal dari desa. Dari antara yang sedikit itu mereka adalah warga

Pengantar Redaksi

KONDISI hukum di Indonesia belum banyak berubah, meskipun kemerdekaan kita sudah memasuki usia setengah abad. Beberapa kasus hukum yang muncul

Pengantar Redaksi

UPAYA menggalakkan munculnya penulis-penulis baru pada era 1990-an ternyata membawa hasil positif. Mereka secara sukarela mengirimkan artikel untuk mengisi rubrik-rubrik

Islam Politik dan Islam Kultural

Pengantar Slogan “Politik No, Ekonomi Yes!” pernah mencuat di pentas kehidupan politik Indonesia pada awal Orde Baru. Di kalangan ummat

Pengantar Redaksi

KRISIS kertas pada saat kita sedang menyambut pesta emas kemerdekaan Indonesia memang merupakan peristiwa buruk yang cukup memprihatinkan. Harga koran,

Menuju Era Otonomi Daerah

Pengantar Era Otonomi Daerah akhir-akhir ini menjadi isyu nasional apalagi setelah Kepala nergara mencanangkan uji-coba otonomi daerah pada tanggal 25

Pengantar Redaksi

PESTA emas kemerdekaan Indonesia pada tahun 1995 ini ditandai dengan bermacam-macam prestasi. Di bidang pemerintahan sejak 25 April 1995 dicanangkan

Pengantar Redaksi

SETIAP edisi Prisma – yang masih selalu terlambat tiba di tangan pembaca – digarap melalui proses yang panjang. Misalnya edisi

Revolusi Hijau di Indonesia Selama ini

Pengantar Revolusi Hijau selama ini dipandang sebagai revolusi teknologi yang didasarkan pada pengembangan dan penggunaan bibit unggul hasil persilangan, pupuk

Pengantar Redaksi

TELEFON Redaksi senantiasa berdering akhir-akhir ini. Banyak di antara penelefon menanyakan kiriman 6 eksemplar Prisma sebagai imbalan bagi para pengirim

Pengantar Redaksi

BERTEMU muka dengan teman-teman lama dan penulis Prisma di berbagai daerah — di luar Jakarta — ternyata menyenangkan dan menyegarkan.

Pengantar Redaksi

KINI Prisma mampu menerbitkan 12 edisi pada penghujung tahun 1994 memasuki awal tahun 1995. Banyak komentar, baik pujian maupun kritikan,

Pengantar Redaksi

WALAUPUN Pernyataan Semesta tentang Hak-hak Asasi Manusia sudah dikumandangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa hampir setengah abad silam, belum semua negara-bangsa setuju dan

Pengantar Redaksi

SEORANG pejabat kolonial Hindia Belanda pernah berujar, “Indonesia yang telah dijajah selama tiga setengah abad akan tetap berada dalam naungan

Pengantar Redaksi

SELAMA ini Bank Dunia senantiasa memberikan penilaian positif terhadap pembangunan ekonomi Indonesia. Laporan khusus Bank Dunia yang terakhir bahkan menyebutkan

Pengantar Redaksi

SUDAH 49 tahun Indonesia merdeka, dan syair lagu “Dari Sabang sampai Merauke, berjajar pulau-pulau, sambung menyambung menjadi satu, itulah Indonesia”,

Pengantar Redaksi

APAKAH masalah krusial di Indonesia pada tengah tahun 1994 ini? Kekeringan berlangsung di mana-mana. Panen gagal. Harga beras naik. Banyak

Pendataan Keluarga Sejahtera

Penajaman Pengenalan Sasaran Pembangunan Pengantar Sejak 1994 BKKBN mulai melakukan pendataan keluarga sejahtera, suatu upaya pengembangan dari pendataan pasangan usia

Pembangunan Keluarga Sejahtera

Pendekatan Baru Pembangunan? Pengantar Gerakan Keluarga Berencana kini didefinisikan kembali dalam arti yang luas. Sejak diberlakukannya Undang-undang No. 10 Tahun

Pengantar Redaksi

PERSOALAN keluarga tampaknya telah menjadi perhatian utama, baik di tingkat nasional maupun tingkat internasional. Kedua tataran itu bertemu secara koinsidental

Pengantar Redaksi

SELAMA bulan Mei 1994 Redaksi Prisma dan Buku menerima tiga mahasiswa untuk magang atau kerja praktek. Dua mahasiswa — Hasim

Pengantar Redaksi

PRISMA masuk Republika! Banyak pembaca kaget. Telefon Redaksi berdering dan terdengar suara: “Selamat berwajah baru, tetapi kami tidak pernah mengkhianati

Pengantar Redaksi

BILA majalah Prisma edisi No. 3 Maret 1994 ini tiba di tangan pembaca, itu berarti sudah tiga kali Prisma “wajah

Menata Ruang Memadukan Pemukiman

Pengantar Pada tahun 2000 mendatang jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 200 juta jiwa. Sekitar 38% dari jumlah total penduduk akan

Pengantar Redaksi

GEMPA bumi di Liwa, pada 3 Februari 1994 yang lalu, telah menghancurkan ribuan bangunan dan menelan ratusan korban manusia. Apakah

Pengantar Redaksi

MENGHADAPI perkembangan dan persaingan pers, baik media cetak maupun media elektronik yang makin marak, menerbitkan jurnal ilmiah populer seperti Prisma,

Swasembada Pangan

Sungguh aneh di negara maju seperti Rusia orang-orang berdasi antri untuk mendapatkan 2-3 potong roti. Dulu negara ini memiliki kekuatan

Apa Setelah Pemilu?

KAMPANYE Pemilu 1992 yang penuh dengan ‘hiruk-pikuk’ atau ‘hingar-bingar’nya baru saja berlalu. Masing-masing kontestan (baca: Organisasi Peserta Pemilu) selama kampanye

Kritik & Komentar.

Panggung Sejarah Orde Baru MENGGAMBARKAN kembali seperempat abad perjalanan Orde Baru dengan tokoh-tokoh yang berperan dalam sejarah itu, merupakan usaha

Fenomena BUMN

PERAN negara di dalam kehidupan ekonomi, secara langsung bisa berbentuk pengeluaran pemerintah (government expenditures) dan pengaturan kegiatan bisnis yang supportif.

Pengantar Redaksi

SEBUTLAH Imah, seorang buruh perempuan pada sebuah pabrik tekstil di kawasan industri Botabek. Jam kerja yang panjang dengan upah rendah

Tokoh Orde Baru

TATKALA usia Republik baru saja genap 20 tahun, suatu tragedi nasional menimpa an negara yang baru berusia Indonesia. Diawali pembunuhannya

Lahan Baru

PREDIKAT yang telah menjadi mitos menyebutkan Indonesia adalah negara agraris dan tropis. Sebagian terbesar rakyat hidup dan berkubang di sektor

Para Agen Kebudayaan

MEMBICARAKAN kebudayaan berarti bercermin ke peradaban. Tapi siapa peduli dengan peradaban, kecuali para seniman, cerdik cendekia, arsitek, perancang industri, perancang

Dialog: Feodalisme di Tengah Kapitlisme

Pengantar TUMBUHNYA kembali budaya feodal atau mental feodal kerapkali didudukkan terhadap kelompok elite negeri ini. Birokrasi merupakan sasaran empuk neo-feodalisme.

Otonomi

SEJAK awal kelahiran negara Republik Indonesia, para pendiri bangsa (The Founding Fathers) telah merumuskan pengaturan dan penataan secara administratif ketatanegaraan

Dialog Agama Tentang Seksualitas

Pengantar BAGAIMANAKAH agama mengatur seksualitas? Untuk masalah seks ataupun aspek kehidupan lainnya, agama berfungsi sebagai mediator antara manusia dan Tuhan.

Diskursus Seksualitas

KEKUASAAN membutuhkan sasaran, obyek dalam ruang dan waktu. Paling tidak sebelum Freud, orang memahami bahwa jenis kelamin terberikan oleh alam

Komunikasi dan Kekuasaan

SUATU hal yang jarang disadari — atau mungkin diakui — adalah bahwa komunikasi dalam masyarakat secara tak terhindarkan melibatkan kekuasaan.

KOMENTAR

Kepemimpinan Masa Depan KEPEMIMPINAN merupakan soal penting bagi setiap organisasi, masyarakat atau pun bangsa, karena ia memiliki peran yang sentral

Kritik & Komentar

Tinjauan Ekonomi-Politik Terhadap Masalah Demokrasi PADA Prisma edisi Januari 1991, Miftah Toha menuangkan pemikirannya terhadap masalah birokrasi. Dari uraiannya kita

Pengantar Redaksi

ADAKAH regenerasi intelektual Islam di Indonesia selama sepuluh tahun terakhir ini? Apakah pemikiran Islam dari generasi pasca-Nurcholish Madjid telah melahirkan

Kritik & Komentar

Ada yang “tidak realistis” dan “kontradiktis” “Tema pembangunan hendaklah mengarah pada perbaikan hidup rakyat banyak dan dilaksanakan dengan cara yang

Kritik & Komentar

Apa dan untuk siapakah pendidikan itu? Dalam Prisma edisi Juli 1980, T. Mulya Lubis menulis persoalan pendidikan menurut kacamatanya berjudul

Kritik & Komentar

Tiga Kiblat Politik Tionghoa Indonesia sebelum perang: Nanking, Den Haag dan Jakarta Di dalam Prisma no. 9, September 1980 halaman

Ralat 2

Prof. Dr. Hans-Dieter Evers, pengarang artikel “Produksi Subsistensi dan Massa Apung Jakarta“, dalam Prisma No. 6, 1980, tidak lagi menjadi

Ralat 1

Dalam tulisan Jang A. Muttalib berjudul “Suatu Tinjauan Mengenai Beberapa Gerakan Sosial di Jambi pada Perempatan Pertama Abad ke-20,” yang

Kritik & Komentar

Peranakan Tionghoa sebelum Perang Dunia II Dalam Prisma nomor 6 tahun 1980 telah dimuat ulasan Bapak S.I. Poeradisastra tentang buku

Kritik & Komentar

Tanggapan untuk dr. Boediono Dalam artikel berjudul “Efektivitas Guru Sekolah Dasar di Pulau Jawa” (Prisma, No.7 Juli 1980), Dr. Boediono

Kritik & Komentar

Non Blok masih diperlukan Saya kurang sependapat dengan P. Swantoro, juga dengan Juwono Sudarsono yang menyatakan bahwa gerakan Non Blok

Dialog: Persoalan Wibawa Para Pendidik

Pengantar Suratkabar pernah memberitakan peristiwa murid memukul guru. Filem pernah menampilkan adegan yang mempertontonkan konflik antara mahasiswa dengan dosen, serta

Kritik & Komentar

Penyertaan pandangan ilmiah Saya berpendapat “Laporan Khusus” Prisma tidak mengandung hal-hal yang mengejutkan dilihat dari informasi yang dimuat. Rasanya seperti

Dialog: Potret Tiga Kota

Pengantar Apa yang terjadi kalau suatu daerah berkembang jadi kota tempat bertimbunnya manusia dari berbagai kelompok etnis dan dengan segala

Kritik & Komentar

Jawaban untuk Sdr. Tengku Hasballah Puteh Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Berhubung dengan tulisan Saudara Tengku Hasballah Puteh, Prisma No. 4 bulan

Kritik & Komentar

Koreksi untuk Ridwan Saidi Saya sangat tertarik dengan majalah Prisma, khususnya nomor 1 dan nomor 2, tahun 1980. Sehubungan dengan

Kritik & Komentar

“Penafsiran” Bung Gafur Membaca “Dialog” Prisma, 2, Februari 1980 dengan Abdul Gafur menimbulkan “penafsiran” tersendiri dalam benak saya. Sungguh memprihatinkan!

Kritik & Komentar

Relevansi Teori Pandangan Paul Streeten diungkapkan oleh Roekmono Markam dalam Prisma, No. 1, Januari 1980: kekuatan kerak tradisi intelektual lebih

Kritik & Komentar

Masyarakat Samin Setelah membaca Prisma No. 11, 1979, tulisan Hasan Anwar mengenai “Pola Pengasuhan Anak Orang Samin Desa Margomulyo, Jawa

Dialog: Mencari Relevansi Teori

Pengantar Belakangan ini ilmu ekonomi dihujani kritik dan sesalan. Sebagai ilmu sosial, ia menerima pernyataan rasa tak puas dan bahkan

RALAT

Dalam Prisma No. 9/Oktober 1979, terdapat beberapa kesalahan cetak, yaitu: Dengan demikian kesalahan tersebut telah kami perbaiki. Redaksi.

Kritik & Komentar

Budaya Batak dan Jawa “Kritik & Komentar” Prisma no. 8, Agustus 1979, Dalton Sembiring, Mahasiswa Fakultas Sospol Universitas Katolik Parahyangan

Kritik & Komentar

Batak dan Jawa Saya memberikan sedikit tanggapan terhadap tulisan Muhamad Firdaus AP dalam rubrik “Kritik dan Komentar” Prisma, 6, 1979,

Kritik & Komentar

Dari Lancirang, untuk Soelistyo Secara sektoral pertanian menampung angkatan kerja yang berpendidikan rendah (lebih dari 95% berijazah setinggi-tingginya SD). Karena

Kritik & Komentar

Batak dan Jawa dalam tesis Schweizer Hasil penelitian Doktor Margarete Schweizer tentang “Pendapat-pendapat Antar Etnis pada Mahasiswa UGM Yogyakarta” (Prisma,

Kritik & Komentar

Komentar bagi karya Partini Pada Prisma nomor 2, Februari 1979, dimuat artikel saudari Partini, yang diberi judul “Sikap Orang Jawa

Kritik & Komentar

Teknologi moderen dan pemerataan Saya tertarik sekali akan uraian Prof. Iskandar Alisjahbana (pada “Dialog”, Prisma nomor 1, 1979 halaman 48,

Sastra Kita: Tetapkah Terpencil?

Pengantaran Jika dilihat pada intensitas penghayatan pengarang dalam karya-karyanya, begitu H.B. Yassin, perkembangan sastra kita kini dapat dikatakan relatif baik.

Kritik & Komentar

Prospek Mubyarto Tulisan Prof. Dr. Mubyarto dalam Prisma no. 1, Januari 1979, halaman 3-12; telah membahas secara tuntas dan jelas

Kritik & Komentar

Indonesia sama dengan Jawa? Setiap kupasan tentang kesempatan kerja dan perataan pendapatan akan selalu menarik, karena kedua hal itu langsung

Kritik & Komentar

Tenglang, Cina dan Tionghoa Dalam Prisma Oktober 1978, tulisan G. Y. Adicondro berjudul “Dari Pecinan sampai Nan Yang: Suatu Introduksi

Dialog: Cuaca, Setelah Kenop-15

Pengantar Banyak pilihan sulit yang menyebabkan kita semakin hati-hati dalam kebijaksanaan ekonomi. Namun, pilihan itu semakin disadari kesulitannya dengan adanya

Kritik & Komentar

Belum ada konsep hidup sederhana Topik Prisma bulan November 1978 tentang “hidup sederhana” sangat menarik sehingga saya membaca dan mengaji

Dialog: Mengapa ke Timur Tengah?

Pengantar Timur Tengah kelihatannya merupakan “pasar baru” yang makin menarik, sejak beberapa perusahaan kita memperoleh sub-kontrak untuk melakukan pekerjaan pembangunan

Kritik & Komentar

Jawaban Redaksi Anda benar. Prisma mempergunakan Kompas 31 Juli 1978. Ralat yang dimuat beberapa hari setelah itu, luput dari perhatian.

Laporan Khusus: Mencari Makna Kerja

Pengantar Laporan khusus ini—yang seharusnya dimuat pada Prisma nomor 9/1978—ingin mengungkapkan “apa yang dicari orang dalam bekerja dan bagaimana orang

Dialog: Mengukur Kesederhanaan

Pengantar Hidup sederhana bukanlah hidup sok melarat. Kata orang, hidup sederhana adalah hidup wajar, dengan perhitungan: memenuhi yang betul-betul pokok

Kritik & Komentar

Dari abad pertengahan? Menurut hemat saya gambar yang dimuat dalam Prisma No. 4, Mei 1978, halaman 5 tidak memperlihatkan suatu