Prisma

Pengantar Redaksi

UPAYA menggalakkan munculnya penulis-penulis baru pada era 1990-an ternyata membawa hasil positif. Mereka secara sukarela mengirimkan artikel untuk mengisi rubrik-rubrik dalam Prisma. Di antara mereka ada beberapa penulis yang sudah seringkali tampil di media massa, baik terbitan Jakarta maupun luar Jakarta, dan manggung di pentas diskusi, lokakarya dan seminar. Bagi para pembaca, tentu saja kualitas, gaya penulisan dan bidang kajian mereka tidak merupakan sesuatu yang asing lagi.

Namun selama 4-5 tahun terakhir Prisma juga berikhtiar “menjemput” penulis-penulis baru dari kalangan kampus, terutama mereka yang baru saja menyelesaikan studi Strata Tiga (S-3). Banyak sekali di antara mereka yang tercengang karena “ditodong” untuk menulis kembali ringkasan disertasi atau pun thesis mereka menjadi tulisan yang lebih populer sehingga gampang dicerna pembaca. Inilah kiat yang ditempuh redaksi untuk mencetak penulis baru, yang selama ini belum begitu dikenal pembaca. Sangat banyak di antara mereka yang keteteran meringkas karya ilmiah akademisnya menjadi naskah populer yang memenuhi kriteria dan patokan penulisan di Prisma. Dalam hal ini redaksi memang turun tangan untuk memoles dan menyunting naskah tersebut seperti yang akhirnya tersaji di dalam majalah Anda ini.

Barangkali pembaca bertanya berapa jumlah penulis wanita dari antara mereka? Secara jujur harus dikatakan bahwa jumlah mereka lebih sedikit daripada penulis pria. Sejak 1991 mungkin hanya mencapai 20 penulis. Tidak ada maksud redaksi untuk “menganaktirikan” mereka sebab selama ini memang siapa saja diundang untuk berkiprah dan mengkomunikasikan pemikirannya di dalam Prisma. Nama-nama seperti Mely G. Tan, Mayling Oey Gardner, Julia I. Suryakusuma, Ninuk Kleden dan lain-lain cukup sering menulis di Prisma. Era 1990-an Prisma telah menampung tulisan dari kalangan perempuan seperti Ani Pakpahan, Indrasari Tjandraningsih, Suziani Djajusman, Dewi Ratna Sari Manaf, Gadis Arivia, Linda Christanty, Laksmi W. Pamuntjak, Eniarti Djohan, Joyce Djaelani dan lain-lain. Tetapi siapa “generasi baru” wanita penulis di Prisma? Mungkin sulit untuk membuat pengelompokan baru secara tepat karena kriterianya sangat subyektif redaksi. Namun bila dalam Prisma edisi bertemakan “Feminisasi Kegiatan Ekonomi” ini muncul penulis seperti Handewi Saliem, Maria Pakpahan, Hesti Wijaya dan Ria Ratna Ariawati, memang mereka termasuk sederetan penulis yang baru satu atau dua kali tampil di Prisma. Mereka berasal dari kalangan kampus dan aktivis LSM. Bagaimana bobot tulisan mereka? Pembaca dapat menilai sendiri karya mereka. Anda akan memperpanjang barisan penulis di Prisma? Kami nantikan tulisan Anda. Redaksi

_________________________________________________________

Penerbit: PT Pustaka LP3ES Indonesia, Anggota SPS. ISSN 0301-6269. SIUPP: No. 072/SK/MENPEN/ SIUPP/D.I/1986, 4 Maret 1986.

Pemimpin Umum: Arselan Harahap. Pemimpin Perusahaan: Maruto MD. Pemimpin Redaksi: Ismid Hadad. Dewan Redaksi: Daniel Dhakidae (Ketua), Taufik Abdullah, M. Dawam Rahardjo, Aswab Mahasin, Rizal Ramli, Didik J. Rachbini, Vedi R. Hadiz. Redaktur Pelaksana: Paulus Widiyanto Staf Redaksi: E. Dwi Arya Wisesa, Harry Wibowo Sekretaris Redaksi: Eriko Sustia.

Produksi: Bambang Soetedjo (Manajer), Awan Dewangga, Yahya Sukaria, Idjas Saham, Teguh Supriyanto. Pemasaran: Arys Sutarman (Manajer), Anda Z. Noerzy, M. Sholeh, Jinan Muhammad. Iklan: Maruto MD. Tata Usaha: Soetadi Rahardjo (Kepala), Sudartoto, M. Jayani SA, Achmad Rifai. Alamat: Jl. S. Parman 81, Jakarta 11420 Kotak Pos 6275/11062 Telefon Redaksi: 5663525 Pemasaran/Iklan: 5663527 Tata Usaha: 5667139, 5667141, 5674211. Fax.: (021) 5683785. Bank: BUKOPIN Cabang. S. Parman Jakarta No. Rekening 14.0010. 2.003 BNI Cabang Senayan Jakarta No. Rekening 001.284.001. Pencetak: PT. Temprint (isi di luar tanggungjawab percetakan)

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan