Prisma

Picture of Prismajurnal

Prismajurnal

Diitulis dan disusun oleh redaksi Prisma

Kritik dan Komentar

Langkah Konstruktif Sidney R. Jones tidak Konstruktif Analisa tradisional dari Sidney R. Jones tentang tiga bilahan Islam di Indonesia yaitu

Dialog: Terbentur Indikator Sosial

Pengantar Keterbatasan sumber daya alam telah menimbulkan pemikiran ke arah diversifikasi penggunaan sumber daya lain, terutama untuk sumber daya yang

Strategi Pangan Perlu Berubah Arah

Pengantar Kebijaksanaan pangan sekarang ditujukan pada upaya peningkatan produksi beras dan peningkatan pendapatan petani. Dalam mekanisme masih dipertahankan penetapan sistem

Kritik dan Komentar

Hersri dan Joebaar tak kenal Sejarah? Dari sekian kali Prisma menampilkan rubrik tokoh, Hersri S sudah menulis dua kali. Untuk

Kritik dan Komentar

Interest Sosial untuk Menanggulangi Kejahatan Prisma no. 5 bulan Mei 1982 sungguh merupakan topik yang perlu mendapatkan perhatian warga masyarakat

Kritik dan Komentar

Sejarah yang Lebih Manusiawi Sekarang ini pelajaran sejarah di sekolah menengah sangat memprihatinkan. Sebenarnya banyak faktor yang menjadi penyebab, tetapi

Kritik dan Komentar

Mari Kita Kaji, Siapa Non Pri Berkenaan dengan Pandangan Hidup Indonesia, yang dikemukakan Saudara Sindhunata, Ketua Umum Badan Komunikasi Penghayatan

Dialog: Corak Kepemimpinan Kita

Pengantar Tidak dapat dibayangkan ada suatu masyarakat tanpa pemimpin. Ia selalu ada dalam setiap bentuk pengelompokan sosial manusia, baik pada

Kritik dan Komentar

Wahid Dihinggapi Kuman . . .? Prisma bulan Maret memang sungguh menarik. Tidak hanya karena “boss” saya diwawancarai, melainkan karena

Dialog: Moral dalam Kejahatan

Pengantar Muksin Tamnge lahir 25 Desember 1938 di Tual, Kei, Maluku Tenggara, menjalani masa kecilnya sebagai bocah nakal. Ayahnya, seorang

Kritik dan Komentar

Betapa Kerdilnya “Saya” Setelah berulangkali saya tekuni artikel-demi artikel yang termuat dalam Prisma No. 1/Januari 1982, kemudian pengertiannya saya pergunakan

Kebudayaan dan Pembauran

Pengantar Dick Hartoko, rohaniawan dan budayawan, berpendapat bahwa dalam berpikir mengenai suatu strategi kebudayaan, hendaknya kita berhati-hati. Yang hendak dikendalikan

Kritik dan Komentar

Semoga Ini Bukan Prestasi Membaca keseluruhan isi Prisma No. 12, 1981 tentang partai politik, saya lantas punya kesan, bukan cuma

Masalah Sekarang untuk Masa Depan

Pengantar Memperhitungkan masa depan adalah suatu keperluan. Menduga hari esok dilakukan dengan mempelajari perkembangan dan kenyataan pada masa sekarang. Dr.

Kritik dan Komentar

Kenapa Ogah Pada “INDO”? Bermukabalah perihal perbenturan nilai-nilai di latar kebudayaan kita, memang senantiasa menarik hati. Dari dirinya mencuat keinginan

Kritik dan Komentar

Undang-undang yang jadi “Biang Keladi” Secara kuantitatif, yang ditulis Daniel Dhakidae (“Pemilihan Umum di Indonesia: Saksi Pasang Naik dan Surut

Potret Diri

Sejak tahun 1930-an Sutan Takdir Alisyahbana dan kawan-kawannya telah berdebat lewat “Polemik Kebudayaan” yang terkenal itu tentang “nilai-nilai lama” dan

Kritik dan Komentar

Buat Ms Baron dan M. Farid Saya tidak tahu apakah saya dianggap menulis artikel lengkap ataukah saudara Baron dan Farid

Kritik dan Komentar

Antara Mitos dan Realitas Konon mitos tentang superioritas dan dominasi ekonomi non-pribumi telah dipatahkan dan sasaran kambing hitam telah dipulihkan.

Penyelenggaraan Pemilihan Umum

Pemilihan umum disebut sebagai sarana demokrasi. Namun, akhirnya, orang berpendapat bahwa penyelenggaraan pemilihan umum belumlah menjamin secara mutlak untuk berjalannya

Kritik dan Komentar

Soal Ivan Illich Ivan Illich “menjadi mode untuk dikutip-kutip”, tulis Manuel Kaisiepo (“Topik Kita”, Prisma 2/1981) hanya berarti bahwa gagasan-gagasan

Melacak Jejak Revolusi Nasional

Usaha merebut kemerdekaan beberapa tahun yang silam, kini cenderung diperingati dengan mengembalikan kenangan orang pada situasi perang dan gerilya. Setelah

Emansipasi Dilarang

Vrouwen van Indonesié Strijd om het Bestaan, Vrouwengroup Komitee Indonesié, Amsterdam 1980, 94 halaman, termasuk catatan. Judulnya memang merangsang, Vrouwen

Peranan Apa untuk Wanita?

Sejak dahulu kebebasan gerak yang dimiliki wanita tak pernah sama dengan yang dipunyai laki-laki. Dalam pandangan yang sangat tua malah

Di Belakang Keresahan Kaum Buruh

Sudah terlalu sering kita mendengar seruan agar buruh jangan hanya dipandang sebagai faktor produksi dan agar hubungan perburuhan hendaknya memperlihatkan

Persoalan Pendidikan Kita

Berbicara tentang dunia pendidikan di negeri kita, adalah berbicara tentang masalah yang menyangkut banyak aspek, baik keterbatasan dana yang tersedia,

Hukum: Sebesar Apa Masalahnya?

Disadari atau tidak, hukum menjalin hampir setiap aspek kehidupan masyarakat. Karena itu pula, berbicara mengenai perkembangan hukum dan usaha menegakkan

PENGANTAR REDAKSI

DALAM perspektif sejarah Indonesia modern, nasionalisme semula dipahami sebagai manifestasi patriotisme radikal melawan kolonialisme dan imperialisme. Bung Karno dan para

Dimensi Non-Ekonomi dalam Pembangunan

PEMBANGUNAN Nasional yang sedang berjalan dewasa ini seringkali lebih didasarkan pada perhitungan-perhitungan kuantitatif dan asumsi-asumsi ekonomi yang rasional. Sehingga timbul

PENGANTAR REDAKSI

PEMBANGUNAN Berkelanjutan (Sustainable Development) adalah konsep kunci yang diangkat dari laporan Komisi Dunia mengenai Lingkungan dan Pembangunan (World Commission on

PENGANTAR REDAKSI

CUKUP banyak ungkapan keprihatinan dari relasi-relasi – baik melalui surat, telefon maupun tatap muka langsung – yang mempertanyakan nasib Prisma

Arus Balik Reformasi TNI

Perluasan tugas-tugas pokok TNI dalam operasi militer selain perang dan penempatan prajurit aktif di berbagai posisi pemerintahan, telah menimbulkan kekhawatiran

Berjuang bagi Empati dan Hak

Menyandang disabilitas sensorik mata sejak lahir di Kota Indramayu, 31 Agustus 2002, dengan saudara kembar, Berliani Fauziyyah kini sedang menyelesaikan

Refleksi 25 Tahun Reformasi

Selama dua setengah dekade pasca- Reformasi 1998, Indonesia telah mengalami berbagai perubahan penting, baik di bidang politik, ekonomi, sosial, maupun

Pasca-Kebenaran, Citra, dan Tipu Daya

Ketika istilah “post-truth” (pasca-kebenaran) dinobatkan Oxford Dictionaries sebagai word of the year 2016 karena lonjakan drastis penggunaannya hingga 200 kali

Pasca-Kebenaran, Citra, dan Tipu Daya

Ketika istilah “post-truth” (pasca-kebenaran) dinobatkan Oxford Dictionaries sebagai word of the year 2016 karena lonjakan drastis penggunaannya hingga 200 kali