“SELAMAT Idul Fitri, 1 Syawal 1407 H” untuk segenap kaum Muslim pembaca Prisma dan kawan-kawan kami para agen, penyalur majalah ini. Kami semua di redaksi, di bagian pemasaran dan promosi, memohon maaf lahir dan batin.
Ada satu hal bagi kami yang hingga kini terasa sebagai kekurangan kami dalam melayani Anda: Prisma masih belum bisa sampai ke tangan pembacanya pada awal bulan edisi bersangkutan. Ini jelas menjadi tugas kami yang harus kami pertanggungjawabkan pada Anda. Sepanjang tahun 1986, jurnal ini sampai ke tangan pembaca di minggu terakhir setiap bulan, dan begitulah yang berlangsung sampai sekarang. Karena itulah kami merencanakan, Prisma harus sudah beredar pada minggu pertama setiap bulan, mulai edisi No. 9/1987. Harapan kami, semoga tak ada rintangan untuk ini.
Tetapi, rintangan agaknya musykil untuk ditiadakan. Pengalaman menyiapkan paket isi Prisma No. 5/1987 misalnya, mengisyaratkan bahwa keterlambatan bisa mengancam sewaktu-waktu, jika calon-calon penulis yang kami hubungi tak dapat memenuhi — terutama batas waktu — yang diminta. Edisi No. 5/1987 ini sedianya akan diisi dengan serangkaian artikel yang mencoba melihat kembali pembangunan politik, ekonomi dan kebudayaan yang telah kita lakukan: bagaimana stamina kita dalam memutar roda pembangunan; perlukah kita lakukan inovasi dan mencari gagasan segar sekarang ini; dan sampai di mana ketersediaan sumber untuk semuanya itu. Tema tersebut, yang tak mungkin kami rampungkan sebagai pengisi edisi Mei ini tengah digarap, dan penerbitannya terpaksa agak tertunda. Karena itulah, seperti yang kami umumkan bulan lalu, dalam edisi yang Anda baca ini, kami tampilkan “Kultur Pop”.
“Kultur Pop” sebetulnya sudah dua kali dipilih Prisma sebagai tema edisi. Kali yang pertama pada edisi No. 6/1977. Dan yang kedua adalah edisi ini, suatu paket — dalam perspektif yang berbeda dengan yang pertama — yang kami ambilkan dari apa yang disajikan dalam Prisma edisi bahasa Inggris, No. 43. Semua persoalan yang dibicarakan sangat relevan dengan pengalaman sehari-hari Anda. Ia dapat jadi “cermin” buat mengenali diri kita saat sekarang. Edisi ini kami harapkan menjadi bacaan segar yang merangsang gagasan Anda, yang boleh jadi masih terganggu oleh sisa kelelahan selama Lebaran.
Lewat edisi bulan depan, kami ingin mengajak Anda kembali melihat masalah yang lebih serius, dengan mengikuti serangkaian laporan berisikan gagasan kaum muda Indonesia dewasa ini yang kami susun berdasarkan hasil diskusi yang kami selenggarakan di tiga kota beberapa waktu lalu. Mereka ini adalah pemuda dan mahasiswa yang kini gandrung membicarakan masalah-masalah kemasyarakatan dalam berbagai kelompok studi; wakil organisasi mahasiswa di kampus; Orma; dan beberapa aktivis muda dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Di Jakarta, diskusi itu dimulai sehari seusai pemilihan umum: 24 dan 25 April. Di Yogyakarta, ia berlangsung pada 27 April, yang sayangnya ketika baru berjalan dua jam, dihentikan yang berwajib dengan alasan yang tak pasti. Di Bandung, 2 Mei yang lalu.
“Suara Generasi Muda” kami pilih lagi sebagai tema, setelah hampir satu dasawarsa berlalu sejak kami menyajikan masalah yang sama pada edisi terakhir 1977 yang lampau. Orang-orang muda ini memberikan pandangan mereka dan berdebat mengenai masalah kenegaraan; kesempatan kerja; pendidikan; organisasi dan aspirasi mahasiswa; serta tentang masa depan. Apa yang mereka pikirkan sekarang, dan apa yang mereka katakan? Akan kami paparkan pada edisi Juni di muka.
Pemimpin Umum: M. Dawam Rahardjo, Wakil Pemimpin Umum: Arselan Harahap, Pemimpin Redaksi: Ismid Hadad, Wakil Pemimpin Redaksi: Masmimar Mangiang, Pemimpin Perusahaan: Aswab Mahasin, Wakil Pemimpin Perusahaan: Maruto MD, Sidang Redaksi: Aswab Mahasin, Edward S. Simandjuntak, Ismid Hadad, Masmimar Mangiang, M. Dawam Rahardjo, Paulus Widiyanto, Sekretaris Redaksi: Poppy Soeyono, Tata Usaha/Sirkulasi: Sudartoto, M. Sholeh, Jinan Mohammad, Iklan/Promosi: Anda Z. Noerzy, Produksi: Awan Dewangga, Idjas Shaham, Suradi Suprapto.
Penerbit: PT Pustaka LP3ES Indonesia; SIUPP: No. 072/SK/MENPEN/SIUPP/D.1/1986, 4 Maret 1986. Alamat: Jl. S. Parman 81, Jakarta 11420, Telepon, 597211, Tromolpos 493, Jakarta 10002 Indonesia. Bank: Bukopin, Jakarta, Nomor Rekening 004 2457 4. Pencetak: PT Temprint; IBM Setting, Bagian Penerbitan LP3ES Jakarta; Anggota SPS. ISSN 0301 – 6269.