Pengantar
Kini, wadah kerjasama regional yang bernama Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) telah berusia limabelas tahun. Dalam usianya yang kelimabelas ini, telah banyak hasil yang dicapainya, tetapi masih banyak pula hambatan yang dialaminya dalam proses pertumbuhannya. Apa yang telah dicapai dan apa hambatan-hambatan itu?
Dr. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, staf pengajar pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia yang akhir-akhir ini banyak memperhatikan masalah ASEAN, memberikan pendapatnya tentang masalah tersebut. Menurut pendapatnya, setelah lima belas tahun, secara psikologis ASEAN telah berhasil menumbuhkan kepercayaan diri (rasa percaya diri) yang semakin besar di kalangan anggotanya. Ini merupakan basis yang baik bagi perkembangan selanjutnya. Tetapi dia juga bicara tentang beberapa hambatan yang telah dan akan dihadapi ASEAN. Antara lain hambatan-hambatan dalam kerjasama ekonomi. Juga tentang tujuan ASEAN yang dianggapnya masih kurang jelas : apakah hanya kerjasama ekonomi atau integrasi ekonomi. Rekaman pendapatnya ini dimuat dalam rubrik “Dialog” Prisma kali ini. Redaksi.

