Dapatkah agama memelopori revolusi? Ada banyak contoh dalam sejarah, namun contoh yang masih segar di dalam ingatan orang adalah revolusi Iran. Banyak pula orang yang mempersoalkan kembali apakah yang terjadi di Iran adalah revolusi atau bukan. Namun Nasir Tamara menganggap itu adalah satu revolusi yang dipelopori oleh agama Islam Shi’ah, yang selain agama juga menjadi ideologi revolusioner. Di samping itu ada persoalan berat pada masa pasca-revolusi. Penulis mengajukan pertanyaan apakah agama Islam mampu memelopori suatu pengisian revolusi? Atau malah harus mencarinya di luar?