Prisma

Dialog: Program Perumahan, Penarik Kegiatan Masyarakat

Pengantar

Persoalan perumahan di Indonesia punya banyak segi yang kait-berkait. Masalah perumahan di kota punya segi yang berlainan dengan masalah rumah di desa. Program yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah perumahan itu pun disesuaikan dengan karakteristik persoalan itu.

Perumahan di kota antara lain tampaknya menghadapi situasi lahan yang sempit, jumlah penduduk yang besar, tingkat pendapatan masyarakat yang umumnya rendah, dan masalah sosial lainnya. Sedangkan perumahan di desa lebih berkisar pada kondisi kesehatan rumah yang masih jauh dari memadai. Tentang hal-hal ini, menurut Menteri Negara Perumahan Rakyat, Drs. Cosmas Batubara, pemerintah memandang persoalan perumahan di kota lebih gawat dibandingkan dengan perumahan di desa, sehingga butuh perhatian lebih serius. Namun ini tidak berarti pemerintah menomor-duakan pembangunan perumahan desa, karena untuk masyarakat ini pemerintah pun punya program seperti pemugaran perumahan desa.

Selain itu, pembangunan perumahan di kota, ternyata tak lagi hanya menyangkut segi teknis bangunan semata tapi telah merembet ke segi lain seperti ekonomi, hukum, kelembagaan dan persoalan sosial lain. Karena begitu rumitnya soal perumahan di kota ini maka pemerintah mendekati masalahnya dengan sentuhan keterjangkauan, pemanfaatan potensi terselubung dan pemerataan.

Dialog Prisma dengan Menteri Cosmas Batubara ini berkisar pada karakteristik persoalan perumahan, pendekatan yang digunakan, soal pendanaan, perilaku masyarakat dan kecenderungan baru di bidang perumahan. Redaksi

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan