SETIAP edisi Prisma – yang masih selalu terlambat tiba di tangan pembaca – digarap melalui proses yang panjang. Misalnya edisi bertemakan AIDS ini; juga edisi tentang Otonomi Daerah, Modernisasi Islam, Feminisasi Kegiatan Ekonomi dan lain-lain. Banyak “kerikil” menghambat, yang akhirnya mengakibatkan Prisma terbit tak beraturan, padahal persiapannya telah dilakukan 6 bulan sebelumnya.
Prisma terbit selama ini dengan mengetengahkan tema tertentu. Artikel-artikel ditulis oleh para pakar di bidangnya, baik atas permintaan redaksi maupun inisiatif para penulis. Selain mengontak lewat telefon redaksi juga menghubungi penulis melalui surat, baik di dalam kota maupun luar Jakarta. Kadang-kadang dalam tempo seminggu surat redaksi sudah dijawab, tetapi seringkali surat-surat redaksi belum dibalas karena keterlambatan penerimaan. Sebuah surat harus berestafet dari satu alamat ke alamat lain. Memang ada satu-dua surat yang belum dibalas oleh calon penulis meskipun setiap bulan senantiasa dikirimi surat ulang. Untuk kasus terakhir ini Redaksi tidak bisa berbuat lebih jauh lagi. Mereka didrop sebagai calon penulis untuk sebuah edisi yang dirancang dengan tema tertentu.
Untuk penerbitan Prisma tahun 1995 redaksi telah menyusun rencana yang senantiasa termuat pada halaman dalam Prisma. Kiat ini dimaksudkan untuk memancing gairah penulis yang tersebar di berbagai kota yang belum redaksi kenal. Meskipun pemuatan dan prioritasnya masih akan diseleksi, namun dampaknya memang mulai terasa. Beberapa penulis dari luar Jakarta telah mengirimkan artikel sesuai dengan minat dan perhatiannya. Ada juga para pakar di Jakarta dan Bogor menghubungi redaksi dan menyatakan niatnya untuk berpartisipasi menulis, misalnya tentang Perhutanan Sosial dan Reformasi Perpajakan.
Berdasarkan pengalaman, tidak seluruh artikel digarap secara mulus sampai siap cetak. Kontak mengontak antara redaksi dan penulis terus menerus dilakukan. Redaksi perlu menghubungi penulis karena ketidaklengkapan daftar kepustakaan, foto, atau biodata. Redaksi minta persetujuan penulis karena naskahnya yang terlalu panjang telah ditulis ulang dan dipadatkan oleh redaksi menjadi 25 halaman. Sebaliknya ada juga penulis menghubungi redaksi karena ingin menambahkan beberapa halaman lagi atau meng-up date-kan data demi kualitas artikel. Hal-hal ini adalah sekedar contoh betapa panjangnya proses pengelolaan penerbitan jurnal ilmiah Prisma selama ini.
Redaksi ingin mengajak pembaca dan penulis untuk lebih mengenal “dapur” Prisma. Mungkin cara ini akan lebih mengakrabkan lagi hubungan yang telah terjalin selama ini. Prinsip kami: Prisma senantiasa ada karena kontribusi Anda. Redaksi
———————————————————————————————-
Penerbit: PT Pustaka LP3ES Indonesia, Anggota SPS. ISSN 0301-6269. SIUPP: No. 072/SK/MENPEN/SIUPP/ D.I/1986, 4 Maret 1986.
Pemimpin Umum: Arselan Harahap. Pemimpin Perusahaan: Maruto MD. Pemimpin Redaksi: Ismid Hadad. Dewan Redaksi: Daniel Dhakidae (Ketua), Taufik Abdullah, M. Dawam Rahardjo, Aswab Mahasin, Rizal Ramli, Didik J. Rachbini, Vedi R. Hadiz. Redaktur Pelaksana: Paulus Widiyanto Staf Redaksi: E. Dwi Arya Wisesa, Harry Wibowo Sekretaris Redaksi: Eriko Sustia.
Produksi: Bambang Soetedjo (Manajer), Awan Dewangga, Yahya Sukaria, Idjas Saham, Teguh Supriyanto. Pemasaran: Arys Sutarman (Manajer), Anda Z. Noerzy, M. Sholeh, Jinan Muhammad. Iklan: Maruto MD. Tata Usaha: Soetadi Rahardjo (Kepala), Sudartoto, M. Jayani SA, Achmad Rifai. Alamat: Jl. S. Parman 81, Jakarta 11420 Kotak Pos 6275/11062 Telefon Redaksi: 5663525 Pemasaran/Iklan: 5663527 Tata Usaha: 5667139, 5667141, 5674211. Fax.: (021) 5683785. Bank: BUKOPIN Cabang S. Parman Jakarta No. Rekening 14.0010. 2.003 BNI Cabang Senayan Jakarta No. Rekening 001.284.001. Pencetak: PT. Temprint (isi di luar tanggungjawab percetakan)