TELEFON Redaksi senantiasa berdering akhir-akhir ini. Banyak di antara penelefon menanyakan kiriman 6 eksemplar Prisma sebagai imbalan bagi para pengirim Angket Prisma 1994. Apakah kiriman Prisma sudah diposkan atau belum? Apakah alamat kami jelas atau tidak? Apakah jatahnya bisa ditambah lagi? Begitulah antara lain beberapa pertanyaan para pengirim Angket Prisma 1994. Pertanyaan tersebut sungguh amat menggembirakan dan membesarkan hati. Betapa antusias para pembaca Prisma berkomunikasi dengan Redaksi berkaitan dengan Angket Prisma. Janji kami pasti akan diwujudkan dalam beberapa minggu ini. Secara bertahap para pengirim Angket dari Aceh sampai Irian Jaya akan dilayani oleh bagian Distribusi Majalah Prisma.
Selain lewat telefon, para pengirim Angket Prisma juga berkomunikasi melalui surat dan berkomentar di dalam lembaran Angket tersebut. Kami memperoleh banyak masukan bagi peningkatan kualitas pelayanan pengiriman majalah ke daerah-daerah. Selain dari para pembaca baru, kiriman angket itu dilayangkan juga oleh pembaca lama. Seorang pembaca dari Banda Aceh mengaku bahwa dia memiliki koleksi lengkap Prisma sejak edisi perkenalan November 1971 sampai sekarang, kecuali No.11 dan No.12 Tahun 1977. Dia tidak meminta kiriman Prisma seperti yang ditawarkan dalam Angket tersebut. “Saya sangat berterima kasih bila Prisma dapat mengirimkan kedua nomor tersebut,” tulisnya. Seorang pembaca dari Airmolek, Riau, menjadi pelanggan Prisma sejak tahun 1982. “Saya minta hadiah Prisma Tahun 1981 ke bawah.” Begitulah beberapa contoh nyata berkaitan dengan pemberian gratis Prisma.
Keluhan tentang keterlambatan terbit dan edar Prisma di daerah-daerah ternyata cukup mendominasi jawaban Angket. Banyak pembaca Prisma tidak tahu kapan waktu terbit Prisma. Seorang pembaca di Tahuna (Sulawesi) seringkali menghubungi kawannya di Manado untuk menanyakan apakah Prisma baru sudah beredar atau belum. “Di daerah kami tidak ada pengecer Prisma,” tulisnya. Keinginannya untuk selalu memiliki Prisma memang sangat mengesankan, sebab dia pasti membeli Prisma kalau kebetulan bertugas di Ibukota Provinsi Sulawesi Utara.
Tetapi seorang dosen di FISIP, Universitas Airlangga, mungkin adalah pembaca yang cukup beruntung. Baik apakah dia ada di kantor maupun sedang tidak ada di tempat, pastilah dia akan memperoleh Prisma dengan gampang. Solikin — nama pengecer di Surabaya — senantiasa membawa Prisma edisi terakhir ke kantornya. Soal pembayaran kapan saja bisa diatur. Pembaca setia ini berpesan kepada redaksi “Catat nama pengecer itu!”
Pembaca! Banyak kekurangan kami, tetapi kami pasti akan berbuat lebih baik lagi di masa mendatang. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1415 H. Maaf Lahir Batin. Redaksi
Penerbit: PT Pustaka LP3ES Indonesia, Anggota SPS. ISSN 0301-6269. SIUPP: No. 072/SK/MENPEN/SIUPP/ D.I/1986, 4 Maret 1986.
Pemimpin Umum: Arselan Harahap. Pemimpin Perusahaan: Maruto MD. Pemimpin Redaksi: Ismid Hadad. Dewan Redaksi: Daniel Dhakidae (Ketua), Taufik Abdullah, M. Dawam Rahardjo, Aswab Mahasin, Rizal Ramli, Didik J. Rachbini, Vedi R. Hadiz. Redaktur Pelaksana: Paulus Widiyanto Staf Redaksi: E. Dwi Arya Wisesa, Harry Wibowo Sekretaris Redaksi: Eriko Sustia.
Produksi: Bambang Soetedjo (Manajer), Awan Dewangga, Yahya Sukaria, Idjas Saham, Teguh Supriyanto. Pemasaran: Arys Sutarman (Manajer), Anda Z. Noerzy, M. Sholeh, Jinan Muhammad. Iklan: Maruto MD. Tata Usaha: Soetadi Rahardjo (Kepala), Sudartoto, M. Jayani SA, Achmad Rifai. Alamat: Jl. S. Parman 81, Jakarta 11420 Kotak Pos 6275/11062 Telefon Redaksi: 5663525 Pemasaran/Iklan: 5663527 Tata Usaha: 5667139, 5667141, 5674211. Fax.: (021) 5683785. Bank: BUKOPIN Cabang. S. Parman Jakarta No. Rekening 14.0010. 2.003 BNI Cabang Senayan Jakarta No. Rekening 001.284.001. Pencetak: PT. Temprint (isi di luar tanggungjawab percetakan)