LAJU pertumbuhan ekonomi Indonesia memang belum negatif, tetapi angka untuk itu kini berada di bawah target pertumbuhan Pelita III dan Pelita IV.
Berbagai faktor eksternen yang mempengaruhi ekonomi Indonesia, yang sifatnya terbuka, terkadang mengundang kecemasan. Inilah yang mendorong Prisma untuk menyajikan edisi ini. Enam artikel inti, mendiskusikan berbagai soal: mulai dari ekonomi Indonesia sebagai ekonomi terbuka, dilihat dari pendekatan teori dan kebijaksanaan; tesis Peter F. Drucker dalam konteks Indonesia; perubahan dalam nilai tukar; masalah harga minyak bumi; telaahan deskriptif neraca pembayaran luar negeri; sampai “Penyakit Belanda” dan perekonomian Indonesia.
Paket isi ini dirancang dengan bantuan editor tamu Dr. Sjahrir, dari Center for Policy Studies (CPS). Sjahrir juga menulis “Esei Kita” yang antara lain mengemukakan bahwa dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, efisiensi yang menuntut peniadaan distorsi yang sering bersumber pada berbagai peraturan, mutlak diperlukan. Distorsi juga bersumber pada niat para pelaku ekonomi yang giat menjadi pemburu rente. Kalaulah ini disadari dan bisa diatasi, tulis Sjahrir, amatlah mungkin, faktor eksteren berkurang fungsinya sebagai kambing hitam kesulitan ekonomi Indonesia.
Faktor eksteren amat musykil dikendalikan. Ia berada di luar jangkauan. Prisma pun harus berhadapan dengan “faktor eksterennya” sendiri: para penulis, yang jumlahnya amat terbatas. Hingga sekarang, bagi Prisma, mencari penulis untuk isi yang kami rancang tetap saja tidak mudah. Sering kami terpaksa berpaling lagi kepada mereka yang sudah beberapa kali “naik pentas” majalah ini. Itu pun tidak mudah. Kami harus “merebut” para penulis itu dari kesibukan mereka yang lain.
Tapi kali ini keadaannya agak berbeda. Artikel overview, ditulis oleh Dr. Anwar Nasution 45 tahun, dari LPEM FEUI. Anwar Nasution, sama halnya dengan George J. Aditjondro 40, penulis “tokoh” dalam edisi ini, memang sudah sering tampil dalam Prisma. Tulisannya yang pertama untuk majalah ini, berjudul “Sistem Moneter Internasional” dimuat pada edisi No. 6/VI, Desember 1975. Namun bagi Benny Siswanto, 27, Dr. Nopirin, 44, Dr. Mari E. Pangestu, 30, dan Dr. Djisman S. Simandjuntak, 40, pemunculan ini memang untuk yang pertama kalinya dalam Prisma. Sebagian dari mereka bukan orang baru dalam bidangnya, tapi “wajah baru” dalam deretan penulis kami. Kami merasa, dan mudah-mudahan pembaca pun demikian, artikel yang mereka sajikan akan membawa Anda pada pemahaman persoalan, dan — mengesankan.
Bagi yang lainnya, Anggito Abimanyu, yang menulis bersama Dr. Nopirin, Darmawan Budiarto, 26, yang menulis bersama Benny, serta Hendi Kariawan, 27, tulisan di Prisma kali ini adalah sumbangan yang kedua kalinya. Anggito, lulusan FE UGM (1985) pada 16 Februari ini berusia 24 tahun. Dialah penulis termuda di antara orang muda lainnya dalam edisi ini. Angin segar? Harapan kita demikian. Ketika melihat orang, muda, kata ungkapan, kita menyaksikan masa depan.
Bersama yang muda-muda inilah, dalam rubrik “Dialog” kami tampilkan Prof. Suhadi Mangkusuwondo, 60, yang sama sekali bukan “wajah baru” bagi Anda. Prof. Suhadi sudah menulis — artikel: “Faktor-faktor Non-Ekonomi dalam Penentuan Sasaran dan Tjara Pembangunan — untuk edisi perdana majalah ini (No. 1/I, November 1971). Beberapa tulisan lagi beserta hasil wawancaranya, menyusul kemudian. Prof. Suhadi bagi kami bukan orang lain. Artikel pertamanya di Prisma dia tulis di saat dia menjadi Wakil Ketua (kemudian Ketua) Dewan Pembina LP3ES, lembaga yang dari rahimnyalah lahir Prisma ini.
Pemimpin Umum: M. Dawam Rahardjo, Wakil Pemimpin Umum: Arselan Harahap, Pemimpin Redaksi: Ismid Hadad, Wakil Pemimpin Redaksi: Masmimar Mangiang, Pemimpin Perusahaan: Aswab Mahasin, Wakil Pemimpin Perusahaan: Maruto MD, Sidang Redaksi: Aswab Mahasin, Edward S. Simandjuntak, Ismid Hadad, Masmimar Mangiang, M. Dawam Rahardjo, Paulus Widiyanto, Sekretaris Redaksi: Poppy Soeyono, Tata Usaha/Sirkulasi: Sudartoto, M. Sholeh, Jinan Mohammad, Iklan/Promosi: Anda Z. Noerzy, Produksi: Awan Dewangga, Idjas Shaham, Suradi Suprapto.
Penerbit: PT Pustaka LP3ES Indonesia; SIUPP: No. 072/SK/MENPEN/SIUPP/D.1/1986, 4 Maret 1986. Alamat: Jl. S. Parman 81, Jakarta 11420, Telepon, 597211, Tromolpos 493, Jakarta 10002 Indonesia. Bank: Bukopin, Jakarta, Nomor Rekening 004 2457-4; BRI Cut Mutiah, Jakarta, Nomor Rekening 31 45 3034. Pencetak: PT Temprint; Pengaturan IBM; Bagian Penerbitan LP3ES Jakarta; Anggota SPS. ISSN 0301 – 6269.