Prisma

Keselarasan dan Kebersamaan: Suatu Penjelajahan Awal

Konflik dan konfrontasi makin banyak terjadi di berbagai lapisan masyarakat kita. Ini berarti, banyak dari serat-serat budaya kita yang mulai lapuk dan harus diperbarui lagi: serat budaya moderen yang lebih humane, beradab, yang penuh belas kasih. Keselarasan yang tercipta mestilah keselarasan yang membawa kemakmuran dan kesejahteraan, serta “membuat indah keselamatan dunia.”

SEJAK manusia bergabung dalam suatu masyarakat, agaknya, keselarasan sudah menjadi suatu kebutuhan. Betapa tidak! Pada waktu pengalaman mengajari manusia bahwa hidup bermasyarakat jauh lebih menguntungkan, efisien dan efektif daripada bila hidup soliter, sendirian, pada waktu itu pula manusia belajar untuk menenggang dan bersikap toleran terhadap yang lain. Pada waktu dia tahu bahwa untuk menjaga kelangsungan hidupnya dia membutuhkan bekerja bersama orang banyak yang kemudian mengikat diri dalam suatu masyarakat, manusia juga belajar memahami suatu keajegan pola kerjasama yang terdapat dalam hubungan antara anggota masyarakat tersebut.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan