Harry Wibowo – Harwib menjadi mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Arsitektur pada tahun 1979, dan tak pernah menyelesaikan studinya. Sempat juga mengambil kuliah jurusan Studi Pembangunan di Universitas Padjadjaran– Bandung pada tahun 1984. Itu pun tidak dia selesaikan. Hingga kepergiannya pada 19 Mei 2025, Harwib tidak memiliki gelar akademik dari perguruan tinggi. Namun, sahabat dan kerabat pada umumnya mengenal Harwib sebagai seorang intelek. Mengapa Harwib tidak menyelesaikan kuliah? Pertanyaan menarik untuk dijawab dengan adanya fenomena di tahun 1970-an hingga akhir 1980-an, sejumlah aktivis mahasiswa yang kemudian menjadi tokoh gerakan prodemokrasi di masa Orde Baru, yang juga tidak menyelesaikan kuliahnya dan memilih untuk terus aktif dalam gerakan sosial dan politik. Tulisan ini mencoba menjawab itu sebagai sebuah kenangan kritis tentang Harwib.