Prisma

PENGANTAR REDAKSI

PADA mulanya, kita yakin bahwa pembangunan bisa terselenggara dengan mengandalkan aparat birokrasi. Kini, baik karena tuntutan yang ada, keterbatasan sumber-sumber yang kita miliki dan yang dapat kita manfaatkan, maupun karena birokrasi itu sendiri, keyakinan seperti itu agaknya patut ditilik kembali. Dari pemerintah sendiri, untuk bidang ekonomi misalnya, mulai terdengar keinginan untuk memberikan peranan yang lebih banyak kepada swasta.

Banyak pendapat yang menyatakan belakangan ini, bahwa tantangan yang kita hadapi sekarang, tidak mungkin lagi dihadapi dengan cara-cara konvensional. Kini mulai dirasakan bahwa kita bukan sekedar memerlukan efisiensi, tetapi bahkan inovasi. Namun, yang menjadi masalah ialah, inovasi tidak akan datang dengan sendirinya tanpa lingkungan yang menunjang. Apakah kita memiliki lingkungan yang diperlukan itu pada saat sekarang: baik dalam bidang ekonomi, politik, maupun kebudayaan?

Prisma edisi No. 8/1987 ini ingin melihat kenyataan, bagaimana kita menyelenggarakan dan mengelola kehidupan bernegara — yang kini menghadapi tantangan yang kian banyak itu — dengan mengerahkan tenaga serta sumber-sumber yang ada. Dalam kenyataannya, tuntutan keadaan yang sekarang dirasakan, sudah sangat berbeda dengan masalah yang kita hadapi pada masa-masa awal Orde Baru, pada saat kita memulai program pembangunan dengan tahapan-tahapan Pelita, sejak April 1969.

Untuk melihat masalah bidang ekonomi sekarang, kami sajikan artikel Dr. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti yang antara lain mencoba membuat analisa dengan mempertimbangkan masalah politik. Dapat diperkirakan bahwa Indonesia di masa datang belum akan bisa terlepas sepenuhnya dari proses pengambilan keputusan nasional yang sifatnya politik murni. Dengan kata lain, pengambilan keputusan itu, kurang atau tidak memperhatikan faktor-faktor serta kondisi ekonomi obyektif yang dihadapi.

Dalam bentuk yang sangat praktis, kita menyaksikan bahwa hingga kini pekerjaan merencanakan dan menyelenggarakan program pembangunan masih berada di pundak orang-orang yang sejak awal Orde Baru sudah dibebani dengan tugas tersebut. Dari situ agaknya timbul pertanyaan: apakah implikasi semuanya itu? Mungkinkah ada kejenuhan dalam pemikiran dan management yang dijalankan? Sejauh mana kita kini membutuhkan hadirnya pemikiran-pemikiran baru — yang lebih segar? Pertanyaan ini dicoba dicarikan jawabannya lewat “Dialog”.

Dan berbeda dengan edisi-edisi yang lalu, dalam Prisma kali ini Anda dapat menemukan dua rubrik “Dialog”. Di samping wawancara yang kami lakukan dalam topik pengelolaan kehidupan bernegara yang menjadi tema edisi ini, kami sajikan pula serangkaian hasil wawancara dengan beberapa seniman, pemikir dan budayawan. Semuanya itu berada dalam “Dialog Khusus” — yang sengaja kami ketengahkan untuk memberi tempat bagi berbagai pendapat dan tanggapan terhadap Prisma edisi “Strategi Kebudayaan” yang diterbitkan pada bulan Maret yang lampau. Di situ Anda akan menyaksikan keanekaan pandangan, suatu pertanda bahwa diskusi tentang kebudayaan dan strategi kebudayaan bisa terus berkembang.

Rubrik “Tokoh” kali ini berisikan riwayat dan telaahan tentang Dr. Tjipto Mangunkusumo. Pada edisi yang akan datang kita bertemu dalam tema “Kebijaksanaan Pengembangan Produksi Pangan, Pasca Swasembada Beras”


Pemimpin Umum: M. Dawam Rahardjo. Wakil Pemimpin Umum: Arselan Harahap, Pemimpin Redaksi: Ismid Hadad, Wakil Pemimpin Redaksi: Masmimar Mangiang, Pemimpin Perusahaan: Aswab Mahasin, Wakil Pemimpin Perusahaan: Maruto MD. Sidang Redaksi: Aswab Mahasin, Edward S. Simandjuntak, Ismid Hadad, Masmimar Mangiang, M. Dawam Rahardjo, Sekretaris Redaksi: Poppy Soeyono, Tata Usaha/Sirkulasi: Sudartoto, M. Sholeh, Jinan Mohammad, Iklan/Promosi: Anda Z. Noerzy, Produksi: Awan Dewangga, Idjas Shaham, Suradi Suprapto.

Penerbit: PT Pustaka LP3ES Indonesia; SIUPP: No. 072/SK/MENPEN/SIUPP/D.I/1986, 4 Maret 1986 Alamat: Jl. S. Parman 81, Jakarta 11420, Telepon, 597211, Tromolpos 493, Jakarta 10002 Indonesia Bank: Bukopin, Jakarta, Nomor Rekening 004 2457 4; BRI Cut Mutiah, Jakarta, Nomor Rekening 31 45 3034 Pencetak: PT Temprint; IBM Setting: Bagian Penerbitan LP3ES Jakarta; Anggota SPS, ISSN 0301 – 6269

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan