Perumusan rentjana regional harus didahului oleh beberapa survey. Hasil survey ini kemudian dianalisir denganmemakai peralatan dan tehnik analisa regional. Survei sosio-ekonomi pada umumnja mentjakup:
- Penindjauan tentang: struktur ekonomi, industri dan pertanian dari daerah jang bersangkutan, termasuk didalamnja. penjelidikan tentang: (a) ukuran besarnja (size), lokasi dan tipe dari semua industri jang sudah ada didaerah, dan (b) suatu penilaian (appraisal) tentang potensi2 keperluan, baik sekarang maupun maupun diwaktu jang akan datang, dan kaitan2nja (linkages) dengan usaha2 lainnja.
- Klasifikasi terhadap penduduk jang bekerdja, menurut pekerdjaan (occupational) dan industri (industrial). Klasifikasi ini dibandingkan dengan pengangguran dan keahlian jang ada.
- Analisa demografis dari penduduk didaerah untuk dapat mengira-ngirakan berapa banjaknja tenaga kerdja lokal diwaktu jang akan datang. Djumlah ini dibandingkan dengan trend kesempatan kerdja lokal.
- Penjelidikan tentang jaringan lalu-lintas pada umumnja, dengan tekanan chusus pada lalu-lintas ekonomi (industrial traffic) dan lalu-lintas karjawan/pegawai ke/dari pekerdjaan (journey to work).
- Penindjauan tentang prasarana dibidang djasa (public utility services) dengan tekanan chusus pada kapasitasnja untuk melajani keperluan kegiatan ekonomi.
- Penindjauan lapangan (survey lapangan) tentang tanah jang tersedia didaerah untuk menentukan lokasi dan sifat2 fisik jang diperlukan untuk pembangunan industri dan pertanian.