Prisma

I. Konteks Hubungan Kebudayaan

Pengkajian kami dimulai dari suatu niat ikhlas untuk memperbaiki pertukaran pendidikan dan kebudayaan. Di samping tertarik pada penilaian dari berbagai asumsi masa lalu dan masa kini serta pengalaman-pengalaman tertentu, kami lebih merasa terlibat dengan pencarian perspektif-perspektif baru, konsep serta pendekatan baru yang imajinatif untuk dipakai oleh para perencana policy dan program. Jelaslah pula bahwa ini hanya dapat dilakukan melalui penilaian yang baru tentang aspek-aspek tertentu dari kebudayaan kontemporer dan berbagai implikasinya bagi hubungan kebudayaan secara keseluruhan. Antara lain faktor-faktor tersebut adalah:

  1. Saling tergantungnya bangsa-bangsa, sekarang merupakan suatu bagian yang inheren dari seluruh masalah-masalah azasi. Ini merupakan suatu aspek penting di dalam kehidupan yang berkembang dari seluruh bangsa-bangsa;
  2. Berbagai perkembangan baru dalam ilmu pengetahuan, agama, kesenian dan filsafat yang menciptakan pandangan-pandangan yang berubah dari manusia tentang dunianya dan masyarakatnya yang membutuhkan pengujian kritis;
  3. Perubahan teknologi yang makin pesat yang di samping mendatangkan masalah-masalah kebudayaan juga menciptakan bermacam kesempatan baru untuk aktivitas kerja sama yang imajinatif;
  4. Masalah-masalah urban, penduduk dan ekologi serta berbagai masalah lain, yang memerlukan ide dan tindakan baru.

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan