Pengkajian kami dimulai dari suatu niat ikhlas untuk memperbaiki pertukaran pendidikan dan kebudayaan. Di samping tertarik pada penilaian dari berbagai asumsi masa lalu dan masa kini serta pengalaman-pengalaman tertentu, kami lebih merasa terlibat dengan pencarian perspektif-perspektif baru, konsep serta pendekatan baru yang imajinatif untuk dipakai oleh para perencana policy dan program. Jelaslah pula bahwa ini hanya dapat dilakukan melalui penilaian yang baru tentang aspek-aspek tertentu dari kebudayaan kontemporer dan berbagai implikasinya bagi hubungan kebudayaan secara keseluruhan. Antara lain faktor-faktor tersebut adalah:
- Saling tergantungnya bangsa-bangsa, sekarang merupakan suatu bagian yang inheren dari seluruh masalah-masalah azasi. Ini merupakan suatu aspek penting di dalam kehidupan yang berkembang dari seluruh bangsa-bangsa;
- Berbagai perkembangan baru dalam ilmu pengetahuan, agama, kesenian dan filsafat yang menciptakan pandangan-pandangan yang berubah dari manusia tentang dunianya dan masyarakatnya yang membutuhkan pengujian kritis;
- Perubahan teknologi yang makin pesat yang di samping mendatangkan masalah-masalah kebudayaan juga menciptakan bermacam kesempatan baru untuk aktivitas kerja sama yang imajinatif;
- Masalah-masalah urban, penduduk dan ekologi serta berbagai masalah lain, yang memerlukan ide dan tindakan baru.