Prisma

Arus Balik Reformasi TNI

Perluasan tugas-tugas pokok TNI dalam operasi militer selain perang dan penempatan prajurit aktif di berbagai posisi pemerintahan, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat sipil akan semakin terbukanya dominasi militer dalam ruang sipil. Reformasi 1998 yang menghasilkan penghapusan dwifungsi ABRI/TNI seperti mengalami arus balik, bahkan berpotensi menjadi multifungsi yang tampaknya diberi peluang oleh pemimpin politik sekarang. Kecenderungan itu tentu semakin memperlemah demokrasi yang sedang mengalami krisis menjadi sekadar prosedur memilih politisi yang didominasi para oligark. Untuk menjelaskan kecenderungan tersebut, Tim Prisma dan LAB 45 mewawancarai empat orang figur ahli pada bidangnya. Pertama, Letnan Jenderal Purnawirawan Agus Widjojo, salah seorang jenderal reformis yang berperan penting dalam merumuskan paradigma baru ABRI menjelang Reformasi, yang mengubah peran TNI sesuai dengan tuntutan demokratisasi melalui Reformasi Internal TNI. Agus Widjojo pernah menjabat Kepala Staf Teritorial ABRI/TNI (1999- 2001), Wakil Ketua MPR (2001-2003), Gubernur Lemhannas (2016-2022) dan Duta Besar RI untuk Filipina (2022-sekarang). Kedua, Prof Dr M Mahfud MD, Guru Besar Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII); Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI (2019-2024), tokoh sipil pertama yang mengemban jabatan tersebut. Pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, Dr Mahfud menjabat Menteri Pertahanan (26 Agustus 2000–20 Juli 2001) dengan tugas utama menata kembali hubungan sipil-militer sesuai dengan hukum tata negara yang benar. Ketiga, Andy Yentriyani, Ketua Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan, 2020-2025). Terakhir, Keempat, Feri Amsari, Staf Pengajar Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat; peneliti senior dan mantan Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO), Fakultas Hukum Universitas Andalas (2017-2023). Hasil wawancara ini ditulis oleh Rustam Ibrahim, Fajar Nur Sahid, dan Rahadi Wiratama serta dirangkum dan disunting oleh Rustam Ibrahim.

Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo

Prof Dr M Mahfud MD

Andy Yentriyani

Feri Amsari

Anda dapat membaca versi lengkap Artikel edisi ini di LP3ES-Prisma Digital format cetak maupun e-magazine.

Untuk melakukan pemesanan dapat melalui link berikut: LP3ES-Prisma Digital

Bagikan